Opini
Opini: Belis dan Diplomasi Lunak
Tulisan ini lebih fokus membahas tentang belis. Pertanyaan di baliknya, apakah belis merupakan harga mati yang menutup aneka kemungkinan diplomasi?
Itu berarti belis bukan pasar (saham). Juga bukan momen memberi harga untuk sebuah aktus jual-beli.
Yang diuji dan harus dibuktikan adalah kekuatan cerita menarasikan komitmen diri sehingga memunculkan kepercayaan yang berujung pada persetujuan atas sebuah perkawinan.
Di atas semuanya, ketika terjadi persoalan, yang perlu diingat, belis bukan bersifat permanen yang abadi tetapi sebuah persoalan sementara.
Sayangnya banyak (yang cepat putus asah) melihatnya sbagia persoalan permanen. Di sinilah bunuh diri yang tidak patut dicontohi terjadi dan karena itu benar apa yang dikatakan Phil Donahue: bunuh diri adalah solusi permanen untuk masalah sementara.
Di sini bunuh diri di awal tahun 2025 mesti menjadi refleksi bahwa kita perlu tingkatkan lagi kekuatan diplomasi lunak ( soft diplomacy) sebagai jalan yang menghadirkan harapan dan optimisme. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bala-Robert.jpg)