Breaking News
Senin, 11 Mei 2026

Berita Kota Kupang

Jenazah Yosefina Maria Mey Akan Dimakamkan Kamis Pagi

Upacara pemakaman akan diawali dengan misa pemakaman oleh imam dari Stasi Santo Fransiskus Xaverius Naimata,pada pukul 10.00 pagi.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
POS-KUPANG.COM/HO
Jenazah Ny. Yosefina Maria Mey disemayamkan di rumahnya di RT. 10/RW 004, Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, dan akan dimakamkan pada Kamis 15 Agustus 2024 pagi. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Jenazah Ny. Yosefina Maria Mey yang dinyatakan meninggal di RSU Leona Kupang, Senin (12/8/2024) atas dugaan penganiayaan oleh sang suami, akan dimakamkan pada Kamis (15/8/2024) pagi.

Demikian informasi yang disampaikan pihak keluarga Rabu (14/8/2024) malam, sebagaimana disampaikan melalui pembawa acara (MC) Andre da Silva, Rabu (14/8/2024) malam.

Disampaikan bahwa upacara pemakaman akan diawali dengan misa pemakaman oleh imam dari Stasi Santo Fransiskus Xaverius Naimata, Paroki Santo Yoseph Pekerja Penfui Kupang, pada pukul 10.00 pagi, dilanjutkan dengan upacara kedinasan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTT di mana Ny. Maria Mey bekerja sebagai PNS. 

Jenazah Ny. Maria Mey akan dimakamkan di sekitar rumah kediamannya di RT 10/RW 04 Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT.

Baca juga: Polisi Sebut Ada Pukulan Benda Tumpul di Tubuh Maria Mey

Jenazahnya sudah disemayamkan di rumah tersebut sejak diantar pulang dari rumah sakit pada Selasa (13/8/2024) pukul 02.00 dini hari Wita. 

Sejak itu pula keluarga, tetangga, kerabat, teman kerja dan warga Kota Kupang yang bersimpati berdatangan ke rumah duka untuk menyatakan belasungkawa dan doa untuk keselamatan jiwa Ny. Maria Mey.

Kedua putra almarhumah Rafly Solo dan Yosua Solo terus berjaga di samping peti jenazah almarhumah.

Pada Selasa (13/8/2024) malam dan Rabu (14/8/2024) malam umat KUB Santo Andreas Rasul merayakan misa untuk keselamatan jiwa Ny. Maria Mey. Misa itu juga dihadiri dan diikuti keluarga, kerabat dan teman kerja almarhumah yang datang dari seluruh wilayah Kota Kupang.  

Baca juga: Akibat Benda Tumpul, Ada Pendarahan di Kepala Bagian Kanan Maria Mey

Misa atau perayaan ekaristi ini diadakan berdasarkan kesepakatan keluarga pihak almarhumah dan pihak suami, yang diwakili Robert R. Dey dan Yarid B. Solo, bahwa pelayanan kematian Ny. Maria Mei dilaksanakan menurut tata cara liturgi Gereja Katolik.

Menurut kedua pihak ini, kesepakatan itu mengacu pada keterangan sang suami Albert Solo sebelum ditahan polisi, bahwa istrinya Ny. Maria Mey sampai dengan menghembuskan napas terakhir masih menganut agama Katolik. Karena itu, Albert pun meminta agar pelayanan untuk kematian istrinya hingga pemakaman dilaksanakan menurut tata cara liturgi Gereja Katolik.

Sejak jenazah Ny. Maria Mey disemayamkan, situasi di rumah duka dan sekitarnya aman dan kondusif. (*)

Baca juga: Akibat Benda Tumpul, Ada Pendarahan di Kepala Bagian Kanan Maria Mey

Baca juga: Lipsus - Albert Solo Aniaya Istri Hingga Meninggal

Baca juga: Albert Solo Sempat Pukul dan Seret Mey Hingga Meninggal Dunia 

Baca juga: Fraksi PKB DPRD NTT Sebut Albert Solo Sosok Bejat dan Tidak Berkemanusiaan

Baca juga: Sosok Albert, Orang yang Diduga Kuat Pelaku Tewasnya Maria Mey di Kupang 

Baca juga: BKD Provinsi NTT Sebut Albert Solo Dikenakan Dua Sanksi 

Baca juga: Polresta Kupang Kota Tetapkan Albert Solo ASN Pemprov NTT Jadi Tersangka KDRT

Baca juga: Polresta Kupang Kota Benarkan Albert Solo Jadi Tersangka Dugaan Penganiayaan Maria Mey

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved