Natal dan Tahun Baru
Gema Toleransi dalam Natal bersama Ikatan Keluarga Lamaholot Timor Tengah Utara
Kehadiran dua orang sosok paling dikagumi di Kabupaten TTU merupakan manifestasi dari kecintaan terhadap perbedaan.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Usai merayakan Perayaan Natal dan Tahun Baru bersama ini, Wakil Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Eusabius Binsasi menegaskan bahwa, perayaan Natal dan Tahun Baru bersama adalah momentum paling penting dalam mengikat kebersamaan dan kekeluargaan.
Baca juga: Demo Dugaan Pemotongan Dana OMB Personel Polres TTU, Ini Pernyataan Sikap PMKRI Cabang Kefamenanu
Selaku Wakil Bupati Kabupaten TTU, Eusabius menyampaikan terima kasih kepada etnis-etnis dari berbagai daerah di seluruh Indonesia ini. Karena kehadiran etnis-etnis ini di Kabupaten TTU untuk mengabdi. Mereka melayani masyarakat dan bekerja di berbagai profesi di Kabupaten TTU.
"Untuk membuat Kabupaten TTU menjadi lebih baik."ujarnya.
Oleh karena itu, momentum perayaan Natal dan Tahun Baru bersama ini selain memberikan ucapan selamat, Pemda TTU juga menyampaikan terima kasih atas pengabdian mereka di Kabupaten TTU.
Ia berharap, semua pihak baik itu etnis-etnis dan masyarakat Kabupaten TTU semakin kompak menata Kabupaten TTU menjadi lebih baik.
Baca juga: Antisipasi Dampak Bencana Kekeringan, Dinas Pertanian Kabupaten TTU Distribusi Benih Unggul
Sesepuh Keluarga Besar Ikatan Keluarga Lamaholot (IKA) Kabupaten Timor Tengah Utara, Yohanes Lela Kaha mengatakan, perayaan Natal dan Tahun Baru bersama Keluarga Besar Ikatan Keluarga Lamaholot TTU selain sebagai ajang silaturahmi untuk saling memaafkan, mengguyubrukunkan jalinan kekerabatan di daerah rantau, juga memiliki makna spiritual yang sangat dalam.
"Terutama tentang hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama, dan hubungan manusia dengan alam sekitar."ucapnya.
Momentum ini juga, kata Sesepuh Keluarga Lamaholot yang biasa disapa Bapak Yan ini, menjadi ucapan syukur. Ungkapan syukur ini memberikan permenungan terdalam akan kasih dan penyertaan Tuhan terutama dalam Perayaan Natal tahun 2023 dan Tahun Baru 2024.
Makna terdalam Perayaan Natal dan Tahun Baru bersama ini adalah adanya sikap-sikap iman dalam nilai-nilai kepercayaan, ketaatan dan kesetiaan yang dipancarkan dari Terang Ilahi Yesus Kristus kepada sikap hidup dan perilaku umat dalam berbagai persekutuan.
Oleh karena itu, segenap warga Lamaholot di Kabupaten TTU, senantiasa memohon pengampunan dan pertobatan dari Allah Yang Mahakuasa.
Nilai inisiatif, integritas dan karakter Lamaholot menumbuhkan kesadaran dalam bingkai kebajikan menjaga hubungan yang selaras dan serasi dalam kehidupan sosial.
Dikatakan Bapak Yan, sebagai Warga Kabupaten Timor Tengah Utara, Ikatan Keluarga Lamaholot mendukung segala program dan kegiatan yang dicanangkan Pemerintah Daerah Kabupaten TTU melalui tugas dan pengabdian masing-masing.
Ia menegaskan, Natal dan Tahun Baru bersama Ikatan Keluarga Lamaholot Timor Tengah Utara ini adalah bagian dari menggaungkan keberagaman, toleransi dan kemanusiaan yang erat. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.