Berita Timor Tengah Utara

Antisipasi Dampak Bencana Kekeringan, Dinas Pertanian Kabupaten TTU Distribusi Benih Unggul

Distribusi bantuan benih itu sudah dilaksanakan sejak akhir tahun 2023 lalu. Seluruh petani di Kabupaten TTU menjadi sasaran bantuan tersebut.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara, Trinimus Olin 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara mendistribusikan benih unggul kepada para petani di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Distribusi bantuan benih unggul ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak bencana kekeringan.

Distribusi bantuan benih itu sudah dilaksanakan sejak akhir tahun 2023 lalu. Seluruh petani di Kabupaten TTU menjadi sasaran bantuan tersebut.

Saat diwawancarai Kamis, 4 Januari 2024, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara, Trinimus Olin mengatakan, pihaknya telah menyalurkan sejumlah benih dan pupuk kepada petani di Kabupaten Timor Tengah Utara. Langkah tersebut sebagai bagian dari upaya mengantisipasi dampak bencana kekeringan.

Baca juga: Data Januari 2024, Gigitan HPR di Timor Tengah Utara Tembus 452 Kasus

Benih yang disalurkan kepada petani ini merupakan benih unggul yang bisa bertahan pada cuaca ekstrim. Hal ini bisa meminimalisir kekhawatiran petani terhadap ancaman gagal panen akibat curah hujan tidak memadai.

Bantuan benih yang bersumber dari APBD II Kabupaten Timor Tengah Utara, kata Trinimus, yakni; Benih Padi Inbrida. Benih tersebut dibagikan kepada seluruh petani di 24 kecamatan di Kabupaten TTU.

Selain itu, bantuan benih dan pupuk yang bersumber dari APBN yakni ; Benih Jagung Hibrida, Benih Padi Biofortifikasi, Pupuk NPK, dan Pupuk Hayati Cair. Bantuan dari APBN ini juga telah disalurkan kepada para petani.

Benih Jagung Hibrida 37.500 kilogram dengan estimasi luas lahan 2.500 hektare, Benih Padi Inbrida 1000 kilogram dengan estimasi lahan seluas hektare, Benih Padi Biofortifikasi 7.500 kilogram dengan estimasi lahan 300 hektare. Sedangkan, bantuan Pupuk NPK 50.000 kilogram disalurkan untuk dengan estimasi lahan 500 hektare dan Pupuk Hayati Cair 2500 liter dengan estimasi lahan 500 hektare.

Baca juga: Dinas Peternakan Timor Tengah Utara Belanja 10 ribu Vaksin dan Alat Pendukung Vaksinasi HPR

Trinimus Olin juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengatur pola tanam di lahan masing-masing. Hal ini untuk mengantisipasi dampak kekeringan dan gagal panen.

Pasalnya, apabila waktu datangnya musim penghujan terlambat maka, dipastikan musim hujan tidak akan berlangsung cukup panjang atau normal. 

"Jadi masyarakat harus mengatur pola tanam sesuai dengan rentang waktu curah hujan yang semakin pendek akibat El Nino."ucap Trinimus.

Masyarakat juga diminta melakukan koordinasi dengan penyuluh di lapangan dalam mengatur pola tanam. Di sisi lain, masyarakat juga diimbau menggunakan pupuk organik. Pupuk organik ini, bisa menjaga resapan air di dalam tanah. Dengan menggunakan pupuk organik, bisa efektif memelihara tanaman di tengah kondisi curah hujan minim tersebut.

Baca juga: 444 Orang di Timor Tengah Utara Jadi Korban Gigitan HPR, Tiga Kasus Meninggal Dunia

Tidak hanya itu. Dinas Pertanian Kabupaten TTU juga sedang menggaungkan smart farming. Salah satu aspek penting smart farming ini yakni; bertani dengan mengatur tata kelola air. Contohnya; irigasi tetes. 

Irigasi tetes tersebut, telah dikembangkan di banyak daerah di Kabupaten Timor Tengah Utara. Irigasi tetes itu juga telah dikembangkan di lahan pertanian milik warga. 

Melalui smart farming, lanjut Trinimus, air bisa diefektifkan untuk memaksimalkan produksi pertaniannya. Trinimus memastikan, Kabupaten Timor Tengah Utara saat ini belum terdampak bencana kekeringan. Pasalnya, curah hujan pada sejumlah tempat di Kabupaten TTU memasuki kategori cukup.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved