Berita NTT
Usung Frans Seda Menjadi Pahlawan Nasional, Pemprov NTT Gelar Rapat TP2GD
Gubernur NTT untuk dilakukan penelitian dan pengkajian seluruh berkas dan dokumen administrasi oleh Tim TP2GD
Kemudian, lanjutnya, Frans Seda aktif di politik sebagai Ketua Umum DPP Partai Katolik, menjadi anggota MPRS dan DPR-GR, hingga berkiprah di bidang pemerintahan.
Baca juga: Warga Desa Pantulan Sulamu Tewas Terjatuh dari Tebing Saat Mancing
"Ketika meninggal pada usia 83 tahun pada tahun 2009, Frans Seda dikenang dengan berbagai prestasinya semasa hidup sebagai politikus, menteri (perkebunan, pertanian, keuangan, dan perhubungan), diplomat, penasihat presiden, pengusaha sukses, aktivis gereja, pengurus universitas dan pendiri fakultas ekonomi Universitas Atmajaya Jakarta, hingga aktivis sosial kemasyarakatan," ungkap Philip
Philip juga menambahkan, Nama Frans Seda telah diabadikan sebagai nama gedung di kantor DJPPR, Kementerian Keuangan, Jakarta, dan Bandara Frans Seda/Wai Oti di Maumere, NTT.
"Frans Seda terlibat langsung sejak revolusi, memperjuangkan Kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, dan mengisi kemerdekaan," bebernya.
Philip juga menyampaikan alasan mengapa berupaya mengusulkan Frans Seda menjadi tokoh nasional.
"Kita memperjuangkan Frans Seda menjadi Pahlawan Nasional, karena kita memerlukan tokoh inspirasi yang memberikan keteladanan hidupnya yang memberi motivasi dan inspirasi bagi banyak orang khususnya untuk orang muda," pungkasnya.
Sementara itu, Bona Beding, salah satu pengusul Frans Seda menjadi Pahlawan Nasional mengatakan terdapat tiga hal utama untuk menjadikan seseorang sebagai pahlawan.
"Kriteria pertama seseorang itu harus memiliki jasa yang sangat besar, kemudian berjuang melampaui batas dan berkarya hingga akhir hayat," Sebut Bona
Bona juga menyampaikan, kriteria-kriteria itu semuanya sudah dimiliki oleh Tokoh Frans Seda, sehingga Ia pantas untuk menjadi Pahlawan Nasional.
Ada pun hasil dari Kegiatan Rapat ini, yakni Tim TP2GD Provinsi NTT akan melakukan penelitian dan pengkajian yang akan dilaksanakan pada awal Maret 2023.
Baca juga: RDP Komisi IV DPRD NTT, Pemerintah Kurang Anggaran Tangani Infrastruktur Pasca Bencana
Selanjutnya, Hasil penilaian dan penelitian yang dilakukan oleh TIM TP2GD terhadap berkas dan dokumen yang diusulkan sesuai persyaratan akan disampaikan kepada Gubernur NTT sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan rekomendasi dan usulan kepada Menteri Sosial RI.
Kemudian, Hasil penilaian dan penelitian dari Tim TP2GD menjadi landasan bagi Tim Pusat melakukan penilaian dan penelitian lanjutan dalam proses pengusulan kepada Bapak Presiden untuk ditetapkan menjadi pahlawan nasional bagi almarhum Drs. Frans Seda.
Turut hadir dalam kegiatan Rapat ini yakni, FORKOMPINDA yaitu : Kapolda NTT, Danrem 161 Wirasakti, Kejati NTT, Danlantamal VII, Danlanud El Tari Kupang, As. Pemerintahan dan Kesra Sekda Prov. NTT, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Karo Hukum Setda Prov, NTT, Dr. Drs. Blajan Konradus, Dr. Melkisedek Taneo, S.Pd, Dapa M. Dawi (Veteran), Ormas (PMKRI, HMI, GMKI, FKUB, NU, Muhammadyah, WKRI, MUI, Ketua Aisyiah, Wanita GMIT, Ketua Sinode, Keuskupan Agung Kupang, PEPABRI, KKBM, IKEF, IKEBANA, TTS, TTU) (Cr.20)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Kuliner Khas NTT, Krim Sup Pakai Daging Ayam Bangkok, Lebe Macho dan Lebe Lecker dari Sup KFC Bos |
![]() |
---|
BPD NTT Tanda Tangan PKS Dengan BSRE BSSN |
![]() |
---|
Jenazah Pekerja Migran Non-Prosedural di Malaysia Dipulangkan ke NTT |
![]() |
---|
Enam Paket Proyek Jalan di Manggarai Timur Dari Dana Pinjaman Daerah di Bank NTT Selesai Tender |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.