Breaking News:

Berita Kota Kupang

Peran Aktif MUI Diharapkan Redam Masalah Sosial di Kota Kupang

tonggak penting untuk membangkitkan kesadaran bersama dalam mengemban tanggungjawab membangun kesejahteraan bagi masyarakat.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
FOTO BERSAMA - Foto bersama Sekda Kota Kupang Fahrensy Funay dan pengurus MUI Kota Kupang.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Peran aktif dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan ikut membantu meredam masalah sosial di Kota Kupang

MUI bisa lebih aktif menyikapi berbagai permasalahan sosial masyarakat, sehingga mampu mencegah timbulnya dampak sosial yang tidak diharapkan.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, mengatakan itu saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Kota Kupang, yang didahului dengan pelantikan Pengurus MUI Kota Kupang masa khidmat 2021-2026, Sabtu 21 Januari 2023. 

Baca juga: Pemprov NTT dan Kota Kupang Kategori Kualitas Tinggi, Ombudsman RI Beri Penghargaan

Menurut dia, MUI juga harus bisa menjadi tempat pengembangan integritas pribadi maupun kelompok, agar tercatat oleh sejarah sebagai entitas yang memberikan energi positif bagi pembangunan bangsa.

”Mudah-mudahan saudara-saudara yang dilantik sebagai pimpinan dan pengurus organisasi ini dapat menjadikan organisasi ini lebih akomodatif dan responsif terhadap perubahan ke arah kemajuan, menjadi saluran aspirasi masyarakat dalam merespons perubahan, mampu mereduksi potensi konflik horizontal, dan menjadi salah satu mitra pemerintah dalam pembangunan di daerah ini,” ujarnya.  

Lebih lanjut dikatakan, Rakerda kali ini hendaknya menjadi tonggak penting untuk membangkitkan kesadaran bersama dalam mengemban tanggungjawab membangun kesejahteraan bagi masyarakat.

Selain itu, MUI agar terus memantapkan kemitraan dengan pemerintah Kota Kupang, terutama dalam pembinaan dan pengembangan kualitas SDM yang kaya iman dan moral. 

Baca juga: PSMTI Kota Kupang Berbagi Tali Asih di Masjid Agung Al-Baitul Qadim Airmata

Sementara Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad MS mengakui sebagai organisasi besar MUI butuh pengurus secara lengkap, yang jika berfungsi secara baik semua urusan dapat berjalan dengan baik.

Menurutnya sebagai organisasi, MUI ibarat pohon, dengan Ketua sebagai batangnya yang memikul cabang, ranting dan daun. Untuk bisa jadi batang yang kokoh dia butuh sokongan dari akar, dalam hal ini dewan pertimbangan. 

Dia berharap MUI Kota Kupang dapat menjadi rumah besar bagi seluruh ormas dan OKP Islam di Kota Kupang yang rimbun dan menyejukkan bagi semua yang berlindung di bawahnya. 

Sekretaris MUI NTT, H. Drs. Anwar Huzein, pada kesempatan yang sama berharap agar para pengurus MUI Kota Kupang yang baru dilantik dapat bertugas dengan baik dan maksimal serta mampu menyelesaikan persoalan sekaligus berperan sebagai penyejuk umat.

Menurutnya hubungan kerja sama masyarakat bisa dikonotasikan dengan 5 jari, MUI sebagai jempol/ibu jari, pemerintah sebagai jari telunjuk, jari tengah penegak hukum, jari manis adalah konglomerat/orang mampu dan jari kelingking adalah masyarakat umum. 

"Kalau kelima jari ini bisa bersinergi dan  berkolaborasi dia yakin seluruh persoalan bisa diselesaikan dengan baik," katanya.

Dia menambahkan ada sejumlah harapan yang dititipkan umat kepada MUI. Yang pertama MUI harus berperan sebagai wadah musyawarah para ulama cendekiawan muslim untuk membahas persoalan umat. 

Baca juga: Natal 2022, Keluarga Besar Abusur Lekedai Loi Lira Kota Kupang Gelar Perayaan Natal dan Tahun Baru

MUI juga harus berperan sebagai wadah konsultasi dan wadah penyerapan aspirasi umat serta forum strategis dalam meningkatkan kapasitas umat. 

MUI harus bisa mengajak umat untuk menjaga keutuhan bangsa dari perilaku yang dapat memecah belah persatuan. MUI juga diharapkan meningkatkan kerja sama dengan lembaga sosial keagamaan lainnya. (Fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
  

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved