Berita Nasional

Penahanan Rizieq Shihab Diperpanjang, Petisi Pro Eks Pentolan FPI Lapor ke Ombudsman RI, Simak Ini

Eks pentolan FPI (Front Pembela Islam), Habib Rizieq Shihab mengadukan masalah perpanjangan penahanannya ke Ombudsman RI.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Rizieq Shihab 

POS-KUPANG.COM – Eks pentolan FPI (Front Pembela Islam), Habib Rizieq Shihab mengadukan masalah perpanjangan penahanannya ke Ombudsman RI.

Pengaduan itu dilakukan simpatisan yang tergabung dalam Petisi Pro Habib Rizieq Shihab.

Petisi tersebut melaporkan tindakan perpanjangan penahanan Habib Rizieq Shihab ke Ombudsman RI.

Perpanjangan penahanan tersebut dinilai sebagai tindakan malaadministrasi, sehingga patut diproseshukumkan.

Tindakan pelaporan ke Ombudsman itu sebagai kabar terbaru tentang upaya tim advokasi untuk membebaskan Habib Rizieq Shihab.

Baca juga: Kalau Penahanan Rizieq Shihab Diperpanjang, Ketua GNPF Yusuf Martak: Komunitas Tak Bisa Tinggal Diam

Sesuai aturan hukum, Habib Rizieq Shihab seharusnya sudah menghirup udara bebas pada 9 Agustus 2021 lalu.

Namun hal itu ditangguhkan, karena Rizieq Shihab masih terjerat kasus lain terkait prokes covid-19 dan kasus itu masih dalam upaya banding.

Kasus yang menjerat Habib Rizieq hingga diperpanjang penahanannya, adalah kasus hasil tes swab di Rumah Sakit (RS) Ummi Bogor.

Olehnya, hukuman Rizieq Shihab diperpanjang hingga awal September sehingga yang bersangkutan masih ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

Atas perpanjangan penahanan Rizieq Shihab itu, tim advokasi melakukan upaya lain, yakni melaporkan masalah tersebut ke Ombudsman RI.

Para pihak yang dilaporkan ke Ombudsman atas dugaan malapraktik tersebut, yakni Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Kedua lembaga peradilan ini dilaporkan, karena memperpanjang masa penahanan Rizieq Shihab yang secara hukum harusnya sudah selesai pada 9 Agustus 2021.

Baca juga: Divonis Penjara 8 Bulan, Benarkah Rizieq Shihab Segera Bebas? Ini Faktanya

Selesainya masa hukuman itu atas kasus kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

“Kami akan mengadukan tindakan Pengadilan Tinggi DKI yang mengeluarkan penetapan penahanan Habib ke Ombudsman,” ujar Yanuar Aziz.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved