Breaking News:

Kanis Soge: Semoga RDPU Bisa Hasilkan Rekomendasi Untuk Kepentingan Rakyat

Rapat Banmus DPRD Lembata telah menetapkan jadwal Rapat Dengar Pendapat Umum ( RDPU) dengan Aliansi Rakyat Lembata Bersatu

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
Aktivis senior Kanisius Soge sedang berorasi saat aksi unjuk rasa Aliansi Rakyat Lembata Bersatu pada 20 Mei 2021 lalu. Kini massa aksi yang sama akan menyampaikan aspirasi mereka dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama DPRD Lembata, Kamis, 10 Juni 2021 mendatang. 

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA-Rapat Badan Musyawarah ( Banmus) DPRD Lembata telah menetapkan jadwal Rapat Dengar Pendapat Umum ( RDPU) dengan Aliansi Rakyat Lembata Bersatu pada Kamis, 10 Juni 2021 mendatang. 

Walau diawali dengan beda pendapat antara para anggota dewan, Jumat (4/6/2021), Ketua DPRD Lembata Petrus Gero telah menjatuhkan palu keputusan diadakannya rapat tersebut pekan depan.

Koordinator Umum Aliansi Rakyat Lembata Bersatu, Kanisius Soge dan sejumlah perwakilan aliansi tampak hadir langsung di gedung dewan untuk mengikuti proses sidang badan musyawarah tersebut. 
Kanisius Soge menyambut baik keputusan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang akan dilaksanakan pekan depan. 

Dia berharap RDPU ini menghasilkan solusi dan keputusan demi kepentingan rakyat Lembata sesuai dengan sejumlah tuntutan yang disodorkan oleh aliansi pada saat aksi unjuk rasa, 20 Mei 2021 yang lalu.

Baca juga: Tanggapan Bupati Alor Terkait Penarikan Dukungan PDI Perjuangan

Baca juga: Mantan Kades Subun Bestobe, TTU Diduga Selewengkan Dana Desa

"Untuk dapatkan keputusan bersama nanti, agar bisa direkomendasikan ke mana nanti, itu berkembang dalam dialog nanti," kata Kanisius saat ditemui usai rapat banmus di Kantor DPRD Lembata, Jumat (4/6/2021).

Perihal adanya beda pendapat soal rapat komisi dan RDPU di antara para anggota dewan, Kanis menjelaskan, Aliansi Rakyat Lembata Bersatu sebelumnya sudah mengirim surat kepada lembaga DPRD Lembata perihal rapat dengar pendapat dengan pimpinan dan anggota DPRD Lembata. Rapat ini, kata dia, akan membahas apa saja yang terjadi di tengah masyarakat Lembata.

"Kalau mereka berdebat lagi tentang ke komisi atau tidak, maka itu bukan ranah atau urusan kami (aliansi). Kebutuhan kami saat ini, rakyat datang bertemu dengan pimpinan dan seluruh anggota DPRD," kata aktivis senior di NTT tersebut.

Baca juga: Kartu Prakerja Berperan dalam Upskilling SDM & Ciptakan Lapangan Kerja Baru Guna Pulihkan Ekonomi  

Baca juga: Bupati Malaka jadi Pembicara Nasional Bahas Permasalahan Pascapemekaran Daerah Otonom

Menurut dia, kalau masih ada legislator yang ingin agar aliansi terlebih dahulu membawa aspirasi mereka dalam rapat komisi DPRD Lembata, maka itu artinya sudah berada di luar dari apa yang jadi permintaan mereka dalam surat yang diajukan kepada DPRD Lembata.

Alasannya, surat pemberitahuan dari aliansi bukan ditujukan ke komisi tertentu dalam lembaga legislatif.

"Kalau kami mau ke komisi maka kami akan bersurat ke komisi untuk rapat dengar pendapat dengan komisi," ujar Kanis.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved