Nasabah Datangi Kantor PT ADS di Jalan Soekarno Kota Ende Pasca Direktur Diamankan Polda NTT

Para nasabah datangi Kantor PT ADS di Jalan Soekarno Kota Ende pasca direktur diamankan Polda NTT

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Salah satu nasabah saat diwawancarai awak media di Kantor PT. ADS di Jl. Soekarno, Kota Ende, Rabu (2/6/2021). 

Para nasabah datangi Kantor PT ADS di Jalan Soekarno Kota Ende pasca direktur diamankan Polda NTT

POS-KUPANG.COM | ENDE - Sejumlah nasabah datangi Kantor PT Asia Dinasti Sejahtera ( PT ADS) di Jl. Soekarno Kota Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT) pasca mendengar kabar Direktur PT tersebut MB ditahan Polda NTT, Rabu, 2 Juni 2021.

Mereka kecewa karena Kantor PT. ADS tutup. Pintu gerbang dalam kondisi digembok menggunakan rantai. Pantauan POS-KUPANG.COM, hingga pukul 15.30 Wita Kantor PT. ADS belum dibuka.

Pedagang gorengan samping kantor PT ADS, kepada POS-KUPANG.COM, mengaku, kantor sempat dibuka pagi hari, namun beberapa jam kemudian kantor ditutup. "Tadi ada buka tapi setelah itu tutup lagi," ungkapnya.

Baca juga: Indomaret Product Of The Week Terbaru 2 Juni, Pucuk Harum Rp2.900 Beli Galon PotongHarga Rp21.200 

Baca juga: BPPW NTT Serah Terima Sementara Renovasi dan Rehabilitasi 7 Sekolah Kepada Bupati Sumba Barat

Menurutnya, pasca kantor ditutup banyak nasabah hilir mudik datang ke Kantor ADS. Ia mengaku heran karena banyak yang datang, tidak seperti hari - hari sebelumnya.

Kantor PT. ADS di Jl. Soekarno tersebut sebenarnya baru beroperasi sebulan terakhir ini. Sebelumnya PT. ADS berkantor di Jl. Cendana, Kelurahan Potulando.

Bangunan kantor di Jl. Cendana berantai dua dan luas, jauh lebih mewah dibandingkan kantor di Jl. Soekarno. Keterangan nasabah, kantor di Jl. Cendana sudah dijual.

Kantor di Jl. Cendana diresmikan, Minggu 11 November 2020, yang dihadiri Kadis Kepala Dinas Perizinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PPTSP) Provinsi NTT, Marsianus Jawa dan Kadis PPTSP Kabupaten Ende, Kanis Poto.

Baca juga: Musa : Pengumuman Pembukaan Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK Diundur

Baca juga: China Terancam Dikucilkan, Xi Jinping Terancam Digulingkan Jika Inggris dan AS Temukan Bukti Ini

Karmanida salah satu nasabah yang ditemui POS-KUPANG.COM di depan Kantor PT. ADS mengaku pihak ADS menjanjikan akan mengembalikan uangnya pada 26 Juli 2021.

Ia kaget mendengar informasi, direktur PT. ADS ditahan pihak Polda NTT dan takut uangnya tidak dikembalikan oleh pihak ADS. "Ada yang sudah minta dikembalikan, janjinya tanggal sekian tapi tunda lagi," ungkapnya.

Karmida mengaku, pasca mendengar informasi direktur ditahan Polda NTT, dirinya langsung menelepon direktur direktur. "Saya sudah dengar informasi tapi saya telfon katanya ada dirumah," ungkapnya.

Dia mengaku bimbang soal kebenaran informasi direktur ADS ditahan Polda NTT. "Nah itu ada mobilnya," ujar Karmanida sambil menunjuk ke arah mobil berwarna putih yang parkir di pinggir Jl. Soekarno tak jauh dari Kantor ADS.

Karmanida menginginkan PT. ADS mesti kembalikan uang nasabah. Menurutnya, direktur sudah berjanji ke Bupati Ende, Djafar Achmad untuk mengembalikan uang nasabah.

"Dia sudah berjanji di Bupati sana, ada rapat, dia janji akan kembalikan semua uang. Dia punya rumah dia sudah jual untuk kembalikan kami punya uang, dia sudah omong, rumah yang di Jl. Cendana," jelas Karmanida.

Karmanida mengaku menyimpan uang di ADS karena bisa memperoleh keuntungan dua kali lipat. Menurutnya ia menyimpan uang di ADS pada November 2020 senilai Rp. 15 Juta.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved