IOM Kupang Pastikan Ikuti Regulasi Dalam Penanganan Pengungsi Afghanistan di Kupang NTT

IOM Kupang memastikan telah mengikuti regulasi yang ada dalam penanganan pengungsi afghanistan di Kupang, Provinsi NTT.

POS-KUPANG.COM/NOVEMY LEO
Suasana dialog Kubra Hasani pengungsi asal Aghanistan bersama Wakil Gubenur NTT, Josep Nae Soi, SH dan IOM Kupang, Asni, di ruang kerja Wagub NTT, Rabu (19/5/2021). Hadir juga IOM Kupang 

POSKUPANG.COM, KUPANG - IOM Kupang memastikan telah mengikuti regulasi yang ada dalam penanganan pengungsi afghanistan di Kupang, Provinsi NTT.

Hal ini disampaikan Kepala IOM Kupang, Asni kepada Wakil Gubernur NTT, Josep Nae Soi, SH, di ruang kerjanya, Rabu (19/5/2021) siang.

Hari itu Wagub NTT Josep Nae Soi memanggil IOM Kupang untuk bisa didengar klarifikasikan atas pengaduan pengungsi Afgahnistan yang ada di Kupang.   

Asni mengatakan, pihaknya memfasilitasi pendidikan anak dengan sekolah namun untuk ijasah dan NIS tidak bisa difasilitasi IOM karena tak ada regulasi.

“Negara kita memang belum tergabung menandatangani konvensi 51 sehingga ada keterbatas dan mereka tidak bisa dapat ijasah,” jelas Asni. 

Baca juga: Kubra Hasani Pegungsi Afghanistan di Kupang Melaporkan Sikap IOM Kepada Wakil Gubernur NTT

Kubra Menangis Disamping Wagub NTT Nae Soi, Pengungsi Afganistan di Kupang Minta Keadilan

Husein Pengungsi Afghanistan di Kupang Mendadak Bisu

Untuk kasus Husein, demikian Asni, beberapa waktu lalu mereka sudah membawa Husein ke rumah sakit.

Namun Asni tak mau membicarakan soal kondisi kesehatan Husein karena itu menyangkut privasi pasien.

“Yang pasti  kita sudah berikan fasilitas yang dibuhtuhkan Husein. Selama ini dia harus minum obat yang diberikan oleh kita. Dan kami hanya memfasilitasi setiap anjuran yang diberikan dokter itulah yang kami lakukan,” kata Asni.

Suasana dialog Kubra Hasani pengungsi asal Aghanistan bersama Wakil Gubenur NTT, Josep Nae Soi, SH dan IOM Kupang, Asni, di ruang kerja Wagub NTT, Rabu (19/5/2021). Hadir juga IOM Kupang
Suasana dialog Kubra Hasani pengungsi asal Aghanistan bersama Wakil Gubenur NTT, Josep Nae Soi, SH dan IOM Kupang, Asni, di ruang kerja Wagub NTT, Rabu (19/5/2021). Hadir juga IOM Kupang (POS-KUPANG.COM/NOVEMY LEO)

Untuk pemindahan pengungsi ke kota lain atau ke Negara ketiga, menurut Asni, bisa terjadi jika ada penempatan ke negara ketiga sehingga mereka bisa dipidahkan sementara waktu Jekarta agar lebih dekat dnegan Negara ketiga.

Atau jika ingin pulang kembali ke Afghansitan atas dasar sukarela dari pengungsi bersangkutan.

Atau jika ada masalah kesehatan yang butuh penanganan lanjutan maka bisa dipindahkan ke Kota lain yang memunngkinkan. (poskupang.com, novemy leo)

Kubra Hasani Pegungsi Afghanistan di Kupang Melaporkan Sikap IOM Kepada Wakil Gubernur NTT Josep Nae Soi.

RABU 19 Mei 2021, tiga orang pengungsi asal Aghanistan yang ada di Kota Kupang yakni Kubra Hasani, Reza Khademi dan Azim Hasani menemui Wakil Gubenur NTT, Josep Nae Soi, SH di ruang kerjanya.

Tak hanya mereka, saat itu Wagub NTT Josep Nae Soi pun meminta Kepala IOM Kupang, Asni dan stafnya hadir disana juga.

Dalam dialong sekitar 1 jam itu, Kubra Hasani, Reza Khademi dan Azim Hasani membeberkan perlakuan IOM Kupang terhadap mereka selama hampir 7 tahun itu.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved