Bentrokan Israel-Palestina Bisa Picu Perang Dunia III , Benyamin Netanyatu Sebut Hamas Harus Bayar

Jual beli serangan roket masih terus terjadi antara Israel dan Palestina . Hamas yang memulai serangan roktet kini harus menerima akibanta dibalas den

Editor: Alfred Dama
AP PHOTO/YONATAN SINDEL
Artileri Israel menembak ke arah sasaran di Jalur Gaza, di perbatasan Gaza Israel, Rabu 12 Mei 2021. 

POS KUPANG.COM -- Jual beli serangan roket masih terus terjadi antara Israel dan Palestina . Hamas yang memulai serangan roktet kini harus menerima akibanta dibalas dengan rudal dan serangan jet-jet tempur Israel

Aksi Hamas juga kini harus dibayar sangat mahal, setidaknya 119 warga Palestina terasuk wanita dan anak-anak ikut dalam serangan balasan Israel

Seperti diketahui Israel saat ini juga tengah melakukan serangan balasan untuk menyerang militer Palestina Hamas di Gaza.

Menurut Daily Express , pada Jumat (14/5/21) jumlah korban yang tewas akibat kekerasan yang berlangsung setidaknya ada 119 orang.

Israel juga melanjutkan pengeboman besar-besaran di Gaza sebagai tanggapan atas lebih banyak serangan roket oleh Hamas

Baca juga: Hamas Diduga Bersembunyi di Kantor Media , Israel Ratakan Gedung 11 Lantai, Ada Kantor Al Jazeera

Baca juga: Terungkap Alasan Tentara Israel Serang Warga Palestina Saat Sedang Sholat di Masjidil Aqsa

Baca juga: Pantas Amerika Dukung Israel , Serangan Roket Hamas ke Israel Jadi Viral, AS Birkan Yahudi Membalas

Israel mengklaim tidak ada serangan darat di Gaza meskipun telah mengirim pasukan darat.

Kekhawatiran serangan telah mendorong warga sipil Palestina untuk melarikan diri ke perbatasan menurut laporan terbaru.

Lebih dari 119 orang telah tewas sejak meningkatnya kekerasan pada (10/5), lantas benarkan situasi ini bisa meningkat menjadi Perang Dunia III?

Sejumlah pengamat mengkhawatirkan situasi ini bisa berpotensi meningkat, menjadi perang skala penuh.

Pasalnya, konflik mematikan di Israel semakin meningkat pada Jumat (14/5), setelah pasukan pertahanan Israel bergabung dengan serangan di Gaza

Israel belum memasuki daerah itu, tetapi telah menyusun rencana operasi darat karena kekerasan meningkat.

Dalam sebuah pernyataan militer mengatakan, "Pasukan udara dan darat saat ini telah menyerang jalur Gaza."

Militer Israel mengatakan unit tank dan artileri di sisi perbatasan Israel bergabung dengan sekitar 160 pesawat untuk membombardir wilayah yang dikuasai Hamas

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, "Saya berkata kami akan menarik harga yang sangat mahal dari Hamas."

"Kami melakukan itu, dan kami akan terus melakukannya dengan kekuatan berat," tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved