Pantas Amerika Dukung Israel , Serangan Roket Hamas ke Israel Jadi Viral, AS Birkan Yahudi Membalas
Serangan maut Israel itu menyebabkan , Komnas Hamas di Kota Gaza terwas bersama militan lainnya serta 100 warga Palestina termasuk anak-anak
POS KUPANG.COM -- Hampor semua negara mengutuk aksi Israel saat membalas dengan cara yang lebih mengerikan ke posisi Hamas di jalur Gaza
Serangan maut Israel itu menyebabkan , Komnas Hamas di Kota Gaza terwas bersama militan lainnya serta 100 warga Palestina termasuk anak-anak
Namun, aksi balasan itu didukung Amerika lantara Hamas melancarkan serangan roket yang sangat banyak ke Israel
Jadi bukan rahasia lagi jika Amerika merupakan negara yang amat dekat dengan Israel.
Bahkan negeri paman sam tersebut seolah gelap mata melihat apa yang terjadi di Timur Tengah.
Pada saat hampir seluruh dunia mengutuk tindakan keji Israel, Amerika justru membela negeri Yahudi itu mati-matian.
Baca juga: Kondisi Gaza Makin Parah, Rumah Warga Hancur Dibombardir Israel, 10.000 Warga Palestina Mengungsi
Baca juga: Bertubi-tubi Diserang Israel, 10.000 Warga Palestina Tinggalkan Rumah di Gaza, Begini Kondisinya
Baca juga: Hamas Mulai Kewalahan Tahan Serangan Balik Israel, Militan Hamas Bilang ke Rusia Gencatan Senjata
Baca juga: Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina
Menurut 24h.com.vn, pada Kamis (13/5/21), Gedung Putih mengutuk serangan rudal yang dilakukan militer Palestina Hamas, terhadap Israel.
Amerika bahkan menyerukan untuk menurunkan ketegangan yang terjadi.
Sekretaris Gedung Putih , Jan Psaki mengatakan presiden Joe Biden diberitahu tentang perkembangan yang terjadi di Yerussalem dan jakur Gaza.
Video yang dirilis di mana Hamas menembakkan rudal ke Tel Aviv menjadi viral.
Akibatnya, Amerika kemudian mengutuk tindakan Hamas, dan berencana akan turun tangan mengatasi ketegangan Israel dan Palestina ini
"Sejak minggu lalu, Presiden Joe Biden telah mengarahkan timnya untuk berinteraksi secara dekat dengan pejabat senior Israel dan Palestina dengan para pemimpin di Timur Tengah," kata Psaki.
Dia menyampaikan dengan pesan jelas dan konsisten tentang de-eskalasi dan itu adalah fokus utama Amerika.
Psaki mengatakan Amerika mengutuk serangan rudal oleh Gerakan Islam Hamas dan kelompok bersenjata lainnya termasuk serangan Yerussalem.
Namun, Psaki tak menampik bahwa Presiden Biden mendukung hak sah Israel untuk membela diri.