Bentrokan Israel-Palestina Bisa Picu Perang Dunia III , Benyamin Netanyatu Sebut Hamas Harus Bayar

Jual beli serangan roket masih terus terjadi antara Israel dan Palestina . Hamas yang memulai serangan roktet kini harus menerima akibanta dibalas den

Editor: Alfred Dama
AP PHOTO/YONATAN SINDEL
Artileri Israel menembak ke arah sasaran di Jalur Gaza, di perbatasan Gaza Israel, Rabu 12 Mei 2021. 

"Biaya perang di Gaza sangat menghancurkan dan harus dibayar oleh warga sipil," imbuhnya.

"PBB bekerja dengan semua pihak untuk memulihkan ketenangan. Hentikan kekerasan sekarang," tambahnya.

Presiden Israel telah memperingatkan bahwa negara itu sedang mengalami "perang saudara yang tidak masuk akal" di tengah gelombang kekerasan jalanan yang meningkat.

Komentar emosional datang ketika gambar dan rekaman dramatis dari adegan di Israel terus dibagikan.

Banyak yang menunjukkan api merah menyala menerangi langit dengan ledakan yang memekakkan telinga menghantam wilayah tersebut.

Negara-negara internasional dan para pemimpin dunia telah berbicara menentang kekerasan yang menyerukan ketenangan.

Pejabat Mesir telah berbicara dengan kedua belah pihak seperti halnya pejabat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

AS telah mengirim seorang diplomat senior ke wilayah tersebut dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah memberikan suaranya kepada mereka yang menyerukan agar kedua belah pihak untuk menurunkan ketegangan.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan dia "sangat prihatin" dengan kekerasan yang meningkat dan memperingatkan kedua belah pihak untuk "mundur dari tepi jurang".

Namun, sejauh ini belum ada tanda perdamaian.

Netanyahu mengatakan Hamas dan kelompok militan lainnya akan membayar mahal karena menembakkan serangan roket ke Israel, dan operasi itu akan berlanjut selama diperlukan untuk memulihkan ketenangan.*

Sebagian artkel ini sudah tayang di sosok.grid.id dengan judul: Bentrokan Israel Palestina Makin Berbahaya Pengamat Sebut Berpotensi Menjadi Perang Dunia III, Hal Ini Jadi Pemicunya 

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved