Opini Pos Kupang

Menanti Perwujudan Pemantapan Malaka

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem A Makarim telah meresmikan kebijakan bantuan kuota data internet bagi perserta didik

Editor: Kanis Jehola
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang 

Dr. Silverius CJM Lake, Dosen Universitas Bina Nusantara

POS-KUPANG.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem A Makarim telah meresmikan kebijakan bantuan kuota data internet bagi perserta didik, pendidik, mahasiswa dan dosen.

Melalui bantuan ini, siswa PAUD, SD, SMP, SMA, mahasiswa perguruan tinggi, guru serta dosen dapat menjalani proses pembelajaran secara daring di masa pandemi Covid-19.

Namun, dua pekan terakhir isu tentang "Pelajar Di NTT Belum Terima Kuota Internet" diberitakan secara nasional. Isu tersebut tentu mengejutkan masyarakat dan pemerhati pendidikan.

Pandemi Covid-19 dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang disikapi pemerintah melalui subsidi kuota internet terhadap pelajar, mahasiswa, dan pengajar justru terhambat oleh kuota internet yang belum tiba.

Baca juga: TNI Sambangi Rumah Warga Eks Pejuang 1945

Deskripsi masalah penerimaan bantuan kuota data internet di NTT disebabkan oleh keterlambatan laporan data siswa dan nomor gawai. Secara konsekuen, keterlambatan ini menghambat penyelenggaraan pembelajaran online.

Maka muncul pertanyaan fundamental, apa arti pemerintah daerah bagi proses pencerdasan generasi muda? Bagaimana Pemerintah Kabupaten Malaka muncul dengan kebedaan dalam mengatasi masalah pendidikan, PJJ, dan distribusi kuota internet?

Sekitar 1,5 bulan ke depan, 9 Desember 2020 akan dilangsungkan pemungutan suara serentak untuk memilih Kepala Daerah mulai dari tingkat provinsi sampai dengan kabupaten/kota di tanah air.

Baca juga: Pemkot Kupang akan Teruskan Program Bedah Rumah

Kabupaten Malaka sebagai kabupaten baru pun akan menyelenggarakan pemilihan Kepala Daerah periode 2021-2026. Salah satu dari dua pasang calon bupati dan wakil bupati yang terpilih dalam jumlah suara terbanyak akan diterima sebagai bupati dan wakil bupati baru periode baru. Yang terpenting di sini adalah kesadaran masyarakat terhadap proses perwujudan perubahan dan pemantapan kemakmuran di tanah Malaka.

Pemantapan Malaka Sejahtera

Pasangan Calon Kepala Daerah, dr. Stefanus Bria Seran, M.PH dan Calon Wakil Kepala Daerah, Wendelinus Taolin sedang memantapkan visi-misi serta memertajam komitmen bersama untuk memajukan Kabupaten Malaka dengan mengutamakan lima program antara lain; pertama, Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Pendidikan dan Kesehatan.

Kedua, Pengembangan dan Perluasan Revolusi Pertanian Malaka. Ketiga, Pengembangan Infrastruktur. Keempat, Pengembangan Ekonomi Keluarga. Kelima, Penanggulan Bencana.

Tentu pemikiran baru terkait dengan pemantapan visi dan misi dinantikan masyarakat Malaka. Implementasi program-program prioritas menjadi catatan dan perhatian rakyat. Rakyat akan terus bersuara agar pilihan mereka berdampak secara komprehensif.

Sejarah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran, M.PH seharusnya menjamin kepastian masyarakat untuk memilih kembali.

Pada tempat ini perlu ditunjukkan kekuatan dan catatan terhadap visi misi pasangan calon bupati dan wakil bupati, dr. Stefanus Bria Seran, M.PH dan Wendelinus Taolin.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved