Opini Pos Kupang
Menanti Perwujudan Pemantapan Malaka
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem A Makarim telah meresmikan kebijakan bantuan kuota data internet bagi perserta didik
Hal ini bertujuan untuk melengkapi pertimbangan masyarakat Malaka ketika memilih pemimpinnya. Masyarakat Malaka tentu mengenal dengan baik kedua tokoh yang kredibel, karakteristik, dan heroik.
Belajar dari sejarah berarti belajar dari masa lalu ketika Bupati Stefanus Bria Seran memimpin dan membangun Malaka periode 2015-2020. Jajaran pimpinan beserta generasi muda Kabupaten Malaka telah berjuang dan menjamin suatu kekuatan historis yang tidak mungkin terhapus.
Situasi zaman terus berubah dan menuntut suatu pembaruan untuk memantapkan eksistensi Kabupaten Malaka melalui visi dan misi lima tahun ke depan.
Senada dengan sejarawan Charles R Boxer, benih yang telah ditanam para pejuang, memotivasi dan membuat warga masyarakat Malaka mampu meluaskan kecintaan serta mengembangkan kemakmuran di tanah Malaka.
Pasangan calon bupati dr. Stefanus Bria Seran, M.PH dan calon Wakil Bupati Wendelinus Taolin dalam konteks ini merupakan tokoh-tokoh Malaka yang fortis dan kuat untuk menggerakkan dan memajukan masyarakat Malaka.
Perjuangan yang harus segera ditangani ketika memimpin Kabupaten Malaka (2021-2026) adalah menyiapkan suatu misi dan strategi yang relevan dengan pendidikan dan kesehatan di saat pandemi Covid-19.
Di tengah masa kampanye pemilihan kepala daerah, merebak masalah distribusi kuota data internet bagi pelajar dan mahasiswa yang sedang mengikuti PJJ. Pemimpin daerah otonom Malaka tentu harus cepat tanggap dan cepat beri solusi.
Sementara percepatan pengembangan pertanian yang efisien dan efektif perlu mengandalkan suatu pendekatan pembaruan. Pendekatan tradisional kolektif dapat diperbarui dengan pemakaian peralatan dan mesin penggerak pertanian.
Prinsip-prinsip operasi pertanian dikelola sesuai dengan kondisi lahan setempat. Tanah Malaka, tanah yang subur tidak boleh dikelola secara salah dan ilegal sehingga menghasilkan padi, kelapa, pisang serta komponen lain seperti ikan, garam, dan hasil peternakan yang berlipat ganda.
Permasalahan pengembangan infrastruktur yang bersifat siklis diatasi secara permanen sehingga infrastruktur yang berfungsi sebagai pemersatu daerah dan wilayah se- nusantara tercapai.
Selanjutnya infrastruktur sebagai pelancar distribusi barang kebutuhan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat perlu dimantapkan. Dengan demikian ekonomi keluarga masyarakat Malaka terdampak makmur.
Bersamaan dengan ini, data keluarga prasejahtera dan sejahtera harus merupakan suatu kepastian dan pegangan Pemerintah Kabupaten Malaka sehingga kehidupan ekonomi keluarga dibangun secara tepat dan efektif.
Penanggulangan bencana sebaiknya dijadikan sebagai visi orisinal Kabupaten Malaka karena indikasi sejarah yang panjang terkait dengan bencana alam. Tujuan kampanye dan perolehan suara terbanyak sepatutnya mencerminkan upaya mengatasi berbagai bencana di daerah Malaka.
Bupati Stefanus Bria telah memimpin Kabupaten Malaka dalam lima tahun terakhir. Kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat Malaka seharusnya tidak terjadi. Sejarah kepemimpinan Stefanus Bria tidak mungkin hilang dari ingatan masyarakat Malaka.
Perwujudan Malaka Berbudaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/perihal-status-honorer-lolos-pppk.jpg)