Head Line News Hari Ini

Pemda Rote Ndao Kecewa Terhadap Wings Air, Ini Penyebabnya

Wabup Stef Saek mengaku tidak mengetahui alasan pasti mengapa Wings Air berhenti beroperasi melayani Rote Ndao.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Pesawat Wings Air di Bandara El Tari Kupang 

Jonas mengatakan, berdasarkan pengamatannya selama ini, banyak sekali penumpang yang hendak ke Rote maupun ke Kupang ditolak pihak Wings Air. Artinya, bukan persoalan jumlah penumpang yang kurang sehigga penerbangan tersebut dihentikan.

Mengejutkan! Raffi Ahmad,Nagita Slavina Temukan Fakta ini di Rumah Mewah Muzdalifah,Bikin Merinding!

Ia menegaskan, dengan penghentian pengoperasian Wings Air sangat memukul pariwisata di Rote Ndao. Apalagi saat ini Pemda Rote Ndao dan Pemprov NTT gencar mempromosikan berbagai destinasi di Rote Ndao.

"Dengan penghentian ini, sangat jelas akan memukul pariwisata kami di Rote Ndao," tambahnya.

Menyikapi penghentian pengoperasian Wings Air, lanjut Jonas, Pemda Rote Ndao telah menyurati Menteri Perhubungan (Menhub) di Jakarta. Surat sebanyak dua kali itu isinya meminta solusi atas persoalan yang dihadapi. Namun hingga saat ini belum ditanggapi Menhub.

Banyak Rentenir Berkedok Koperasi di NTT, Masyarakat Diminta Waspada

Anggota DPRD Provinsi NTT asal Rote Ndao, Cornelis Feoh menuding manajemen Lion Air Group berbohong karena menghentikan pengoperasian Wings Air dengan alasan tidak ada penumpang.

"Alasan (penumpang) ini tidak benar sehingga saya nilai maskapai ini bohong. Saya dulu tiap minggu selalu ke Kupang gunakan pesawat ini dan kursinya semua penuh," kata Cornelis.

Mantan anggota DPRD Rote Ndao selama 15 tahun ini menjelaskan, selain semua kursi pesawat penuh, hampir setengah dari penumpang adalah wisatawan mancanegara.

TRIBUN WIKI: Kamu Pecinta Ayam Goreng? Cobalah Olahan Aneka Sayapnya di Sahid T-More Hotel

"Rote ini daerah terselatan NKRI yang berbatasan langsung dengan Australia, lalu menjadi destinasi wisata baru yakni Mulut Seribu, bagaimana mungkin tidak ada penumpang?" ujarnya retoris.

Cornelis menduga penghentian pengoperasian merupakan siasat pihak Wings Air untuk menaikkan tarif. "Saya nilai ini strategi untuk mau naikan tarif tiket. Saya dengar itu alasan lain juga bahwa mereka rugi. Ini juga tidak benar," tandasnya.

Ketua DPRD Rote Ndao periode 2009-2014 ini mengakui, sarana transportasi udara sangat mendukung mobilitas masyarakat Rote Ndao. Jika mengharapkan transportasi laut agak sulit sebab cuaca laut selalu tidak menentu.

Cerita Wakil Rakyat Baru di Senayan, Tidur Saat Pelantikan Hingga Bolos Paripurna

"Untuk Rote sejak tahun 1970 sudah ada penerbangan. Kalau bilang rugi itu tidak benar. Saya harap manajemen bisa pertimbangkan untuk kembali layani rute Kupang-Rote Ndao," ujar Politisi Golkar ini.

Anggota DPRD NTT lainnya, Jan Windy mengatakan, penghentian pengoperasian Wings Air mengganggu pariwisata Rote Ndao. Apalagi, Rote Ndao menjadi salah satu destinasi baru pariwisata NTT.

"Apalagi saat ini pariwisata menjadi prime mover dan Rote Ndao memiliki potensi wisata yang cukup terkenal. Karena itu, kalau penerbangan Wings Air dihentikan maka bisa ganggu pembangunan pariwisata," kata Jan.

Jangan Sepelekan Ikan Teri, Makanan Murah Meriah ini Ternyata Bisa Tingkatkan Kemampuan Otak!

Politisi Partai Gerindra dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Kupang, Rote Ndao dan Kabupaten Sabu Raijua ini mengatakan, beberapa objek wisata di Rote Ndao menjadi tujuan wisatawan domestik dan mancanegara.

"Rote Ndao selalu ramai dikunjungi wisatawan, karena itu akses perhubungan terutama udara sangat dibutuhkan," katanya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved