Head Line News Hari Ini

Pemda Rote Ndao Kecewa Terhadap Wings Air, Ini Penyebabnya

Wabup Stef Saek mengaku tidak mengetahui alasan pasti mengapa Wings Air berhenti beroperasi melayani Rote Ndao.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Pesawat Wings Air di Bandara El Tari Kupang 

Tamu Hotel Batal

Dampak penghentian pengoperasian pesawat Wings Air dirasakan kalangan dunia usaha. Manager New Ricky Hotel di Ba'a, Steven mengatakan, penutupan rute Kupang-Rote membuat beberapa rombongan tamu yang akan menginap di hotelnya melakukan pembatalan.

Ordo Karmel Flores Lakukan Pengobataan Gratis di Lima Paroki

"Contohnya dari Pelita Harapan Jakarta yang setiap tahunnya adakan kunjungan siswa SMA ke Rote, akhirnya ditunda. Mereka tidak mau kalau tidak naik pesawat. Anak-anak mereka takut naik kapal laut," ujar Steven saat dihubungi via telepon dari Kupang, Rabu (2/10/2019).

Steven keberatan jika penghentian pengoperasian Wings Air dengan alasan tiket murah. Menurutnya, jika harga tiket terlampau murah bisa dinaikkan. Dia mengusulkan, harga tiket naik dari Rp 350 ribu menjadi Rp 450 ribu atau Rp 500 ribu.

Selain itu, lanjutnya, pihak maskapai mengurangi frekuensi penerbangan. Misalnya jadwal penerbangan sehari dua kali menjadi sehari satu kali.

TRIBUN WIKI: Kamu Pecinta Ayam Goreng? Cobalah Olahan Aneka Sayapnya di Sahid T-More Hotel

"Penumpangnya sebenarnya banyak. Itu tadi kalau misalnya (harga tiket) kurang dinaikkan saja. Jadwalnya yang dikurangi, harga tiket ditambahkan," usul Steven.

Pengusaha di Kota Kupang, Rofinus Fanggidae menyayangkan pemberhentian penerbangan rute Kupang-Rote. Rofinus kerap menggunakan pesawat untuk bepergian ke Rote.

"Bila rute ditutup berarti saya ke Rote naik kapal, waktunya lebih lama dari pesawat. Kalau naik pesawat kan 30 menit sudah sampai. Belum lagi kalau cuaca buruk dan kapal tidak jalan. Bisa macet," ujarnya.

Dia menegaskan, pemberhentian penerbangan Wings Air sangat mengganggu pengusaha yang menjalankan usahanya di Rote.

BREAKING NEWS: Polres Lembata Gerebek Judi Bola Guling, Belum Ada Penetapan Tersangka

Sementara itu, Branch Manager TIKI Cabang Kupang, Ayatullah Khumaini mengatakan, selama ini pengiriman barang dengan rute Kupang-Rote menggunakan jalur kapal cepat. Menuruntya, harga pengiriman jauh lebih murah dan jadwal keberangkatannya lebih pasti.

Pengamat Ekonomi dari Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Dr Frits O Fanggdae menduga penghentian penerbangan Wings Air rute Kupang-Rote diduga dipicu bisnis merugi.

Menurutnya, adanya angkutan udara memang dapat meningkatkan mobilitas orang dan juga barang. "Dampaknya, mendorong perkembangan ekonomi suatu daerah. Tetapi harus diingat bahwa pengembangan ekonomi bukan tugas dari maskapai penerbangan. Itu tugas pemerintah," katanya.

Penganut Budha Sponsori Pengobatan Gratis Umat Lima Paroki di Kabupaten Sikka

"Jadi kalau dalam operasionalnya Wings Air merasa rugi, ya tidak bisa dipaksakan untuk tetap terbang ke Rote. Garuda juga pernah menghentikan penerbangannya ke Sumba (Tambolaka). Wings Air merupakan perusahaan yang begerak di bidang transportasi udara, yang tujuan utamanya mencari laba. Kemana pun rutenya, tujuan utamanya memperoleh laba," sambung Frits.

Frits mengatakan, jika rute penerbangan Kupang-Rote dirasa tidak menguntungkan, maka sangat dimungkinkan untuk penghentian jalur penerbangan.

"Kalau penerbangan ke Rote tidak menguntungkan, ya pasti Wings Air akan behenti. Manajemen maskapai melakukan penghentian karena biaya avtur yang terlalu mahal sehingga menyebabkan biaya operasional tidak bisa di-cover dari penerimaan penjualan tiket."

RAMALAN ZODIAK CINTA Jumat 4 Oktober 2019, Scorpio Banyak yang Iri, Gemini Sulit, Zodiak Lain?

Dia menyebut ada dua penyebab, yaitu biaya operasional tinggi dan jumlah penumpang kurang. "Solusinya bisa dengan menaikkan harga tiket tetapi pertanyaannya, dengan harga tiket yang tinggi apakah penumpang masih mau menggunakan jasa Wings Air?" kata Frits.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved