VIDEO: Gubernur NTT Viktor Laiskodat Fokus kembangkan Tujuh Destinasi Baru. Ini Total Anggarannya
VIDEO: Gubernur NTT Viktor Laiskodat Fokus kembangkan Tujuh Destinasi Baru. Total Anggarannya mencapai Rp 1,2 miliar per destinasi.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Gubernur NTT Viktor Laiskodat Fokus kembangkan Tujuh Destinasi Baru. Ini Total Anggarannya
POS-KUPANG. COM, KUPANG – VIDEO: Gubernur NTT Viktor Laiskodat Fokus Kembangkan Tujuh Destinasi Baru. Ini Total Anggaran Per Destinasi.
Pengembangan tujuh destinasi wisata di NTT, sementara berjalan dengan target, akan selesai pada bulan Oktober 2019 mendatang.
Dana APBD Provinsi NTT yang disiapkan untuk pengembangan tujuh destinasi wisata tersebut, masing-masing senilai Rp 1,2 miliar lebih. Dana tersebut merupakan dana pembangunan terbesar yang pernah ada dan dikelola masyarakat.
• VIDEO: Puskesmas Kota di Nagekeo, Flores, Mulai Dibangun. Ini Pesan Bupati Don
• VIDEO: Danlantamal Tersenyum Saat Serahkan Kunci Rumah
• VIDEO: Dengarkan Baik-baik Pesan Bupati Lembata Ini
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Wayan Darmawa, mengatakan hal tersebut kepada POS-KUPANG. COM, Rabu (1/8/2019).
Wayan Darmawan mengatakan, saat ini pada tujuh destinasi tersebut, sudah banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Misalnya di Pantai Liman di Pulau Semau, bila akses jalan sudah bagus maka akan lebih banyak lagi wisatawan yang mengunjungi Pantai Liman. Wisatawan yang ke Pantai Liman, tidak hanya mancanegara, tapi juga lokal.
"Dengan ini kita bisa mendorong masyarakat kota Kupang tidak berlibur keluar NTT. Tetapi bisa mengunjungi destinasi kita yang luar biasa," tuturnya.
Ia menyebutkan per 1 minggu wisatawan yang mengunjungi Pantai Liman sekitar 700-1000. Sedangkan Mulut Seribu, di Rote Ndao, 100-an orang.
Di Lamalera sudah terkenal, sehingga seberapa besar wisatawan yang masuk ke Lembata, banyaknya sama dengan jumlah kunjungan ke Lamalera.
Sedangkan Wolwal, hotel di wolwal tidak pernah sepi. Namun destinasi wisata tersebut belum banyak memberi kontribusi, sehingga perlu dikembangkan destinasi yang lain dengan pola kemitraan.
"Kita membutuhkan 500 destinasi yang dikembangkan untuk menjaring wisatawan. Makin banyak destinasi, maka potensi pengunjungnya juga akan semakin banyak," ujarnya.
• VIDEO: Buka Muro, Tradisi Tangkap Ikan di Desa Dikesare Lembata
• VIDEO: Ibu-ibu PKK Pamerkan Kue di Kambera, Sumba Timur
• VIDEO: Inilah Keramik Batu Warna Kolbano, TTS
Tahun ini, lanjutnya, Dinas Pariwisata menargetkan 755 ribu wisatawan masuk ke NTT. Menakjubkan bahwa tahun ini target tersebut telah dilampaui dengan berbagai even-even nasional yang digelar di NTT.
Hari ini, katanya, sekitar 2.000 tamu datang untuk meramaikan event Pan Hash Indonesia, begitu pula tinju internasional.
Diakuinya, kunjungan ini belum stabil. Namun bila akses akan semakin bagus, maka pada tahun 2021 mendatang, NTT akan dibanjiri wisatawan. Ditambah lagi semakin banyak penerbangan internasional yang dibuka dari dan ke NTT.
Saat ini sudah ada penerbangan dari dan ke luar negeri, yaitu Timor Leste. Ke depan bila ada penerbangan Labuan Bajo dan Singapura, maka semakin bertambah banyak wisatawan yang mengunjungi berbagai destinasi di NTT. (POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati)
Nonton Videonya Di Sini: