Kepemimpinan Kolektif dan Berkarakter

Tiga hal yang menjadi alasan yakni pertama soal sistim kepartaian yang masih sangat terpusat yang tidak mampu

Editor: Putra
Kepemimpinan Kolektif dan Berkarakter
ilustrasi

Secara aktif dan bersama memetakan daerah-daerah rentan kemiskinan, desa-desa tertinggal dan secara bersama memikirkan persoalan-persoalan dan mengidentifikasikan nilai tambah provinsi merupakan skill yang memungkinkan keberhasilan.

Keputusan dan Kemampuan Eksekusi

Kapabilitas pengambilan keputusan gubernur biasanya bermanifestasi dalam dua bentuk sederhana: Kemampuan mengambil keputusan dan kemampuan eksekusi agenda.

Tentang pengambilan keputusan, kita memerlukan pemimpin yang mampu mengambil risiko. Bagaimana ia mendemonstrasikan hal ini di masa lalu? Apakah ia cukup visioner?

Apakah (calon) pejabat kita memiliki kemampuan eksekusi program? Bagaimana kita memprediksi si A atau si B memiliki kemampuan tersebut? Ada begitu banyak perencanaan dari tingkat desa hingga provinsi, tetapi berapa banyak rencana yang terealisasi?

Mengapa begitu banyak agenda perbaikan hidup rakyat berjalan di tempat? Bagaimanapun, krisis kepemimpinan ini harus dihentikan. Ya, anda harus memulainya dari diri anda. Hari ini. Tidak bisa ditunda! *

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved