Harapan kepada Walikota Baru, Begini Catatan Kritis Anggota DPR RI Benny K Harman
Dalam politik berlaku adagium: janji adalah hutang karena seorang pemimpin dipilih karena janji-janjinya itu.
Kolaborasi sikap inovatif dengan spirit baru ini penting sebagai modal dasar mengingat kota Kupang sebagai kota berkembang memiliki tantangan yang tidak sedikit.
Tantangan
Kota Kupang dengan luas 180,27 km² itu berpenduduk lebih dari 450.360 orang yang tersebar di enam kecamatan dan 51 kelurahan. Sebagian besar penduduk memeluk agama Kristen Protestan (63,29 persen), diikuti Katolik (21,62 persen), Islam (14,00 persen), Hindu (0,54 persen), Budha (0,03 persen), dan kepercayaan lainnya (0,52 persen). Kupang juga menjadi kota multikultural karena berbagai asal suku dan etnis, bahasa, dan ragam lainnya saling bertoleransi.
Meski begitu, Kota Kupang juga menghadapi beberapa tantangan. Pertama, tahun ini jumlah penduduk miskin meningkat sebanyak 3.018 keluarga sangat miskin (KSM). Sisa dari tahun 2016 sebanyak 2.902 KSM, maka beban yang ditanggung pemerintah kota (Pemkot) menjadi 6.020 KSM sebagai penerima penyaluran bantuan sosial nontunai Program Keluarga Harapan (PKH).
Kedua, angka pengangguran di Kota Kupang juga bertambah setiap tahun 11,38 persen. Meski terus bertambah, Wakil Walikota Herman Man sudah berupaya mengatasinya dengan menggelar Pameran Jabatan/Kerja (Job Fair) sejak 2015.
Sementara Jefri sebagai pakar ekonomi menambah dengan kebijakan atau program lainnya.
Ketiga, anak putus sekolah masih banyak di Kota Kupang. Langkah yang ditempuh Pemkot yang memberikan tugas kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) untuk "menyelamatkan" 105 anak putus sekolah dan terpaksa bekerja itu patut diapresiasi.
Dan, yang tidak kalah pentingnya adalah kesungguhan Yoseph Orem Blikololong yang menghadirkan dua sekolah gratis untuk anak-anak miskin, sungguh sebuah perbuatan mulia. Kiranya, Pemkot perlu berkomitmen "pendidikan untuk semua".
Keempat, warga Kota Kupang masih mengeluhkan masalah infrastruktur jalan yang kurang merata. Selain itu juga air bersih dan penerangan jalan. Walikota baru perlu menempatkan diri sebagai walikota bagi semua warga Kota Kupang agar pembangunan infrastruktur lebih merata serta bersifat multikultur.
Kelima, semasa kampanye, Jefri mengatakan Kota Kupang berada pada ranking satu korupsi dari 50 kota di Indonesia. Mencegah dan mengurangi korupsi menjadi tantangannya bersama Herman Man. Mereka harus menularkan sikap pantang menyerah untuk melawan korupsi.
Salah satu caranya adalah membentuk sistem transparansi dan akuntabilitas publik. Dengan kemajuan teknologi informasi, mereka bisa memulai dengan sistem pemerintahan elektronik atau e-government (e-Govt) yang dimulai dari anggaran elektronik (e-budgeting).
Masih banyak tantangan dan masalah yang dihadapi warga Kota Kupang. Sebagai pakar ekonomi, Jefri pasti dapat mengidentifikasi masalah dan tantangan tersebut. Meskipun merangkap sebagai ketua partai, Jefri harus menjadi walikota bagi semua warga Kota Kupang tanpa diskriminasi, serta membuka partisipasi mereka seluas-luasnya.
Kita berharap, Jefri dan Herman dapat mengemban tugas sebagai penerima mandat rakyat dengan baik, mengubah pemerintahannya lebih bersih, melayani rakyatnya bersama jajaran birokrasinya, serta memecahkan sejumlah masalah yang dihadapi warganya.
Kita juga berharap warga Kota Kupang membantu Jefri agar kepemimpinnya berhasil. Seorang pemimpin tidak mungkin sukses tanpa bantuan rakyat yang memilihnya. Selamat bertugas walikota baru dan wakilnya, semoga sejumlah harapan warga dapat ditunaikannya. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/benny-k-harman3_20170824_221235.jpg)