TOPIK
ART Asal Sumba Dianiaya
-
etua DPD Satgas NTT Peduli Kepri Musa Mau mendesak DPR RI agar segera mengesahkan Rancangan Undang-undang Pembantu Rumah Tangga (RUU PRT).
-
Adiknya memiliki keinginan kuat untuk melanjutkah kuliah. Namun, ia sadar bapa dan mama hanyalah petani dengan penghasilan pas-pasan.
-
Sylvia Peku Djawang mengungkapkan bahwa Intan, ART asal Sumba Barat, tidak direkrut perusahaan penyalur tenaga kerja.
-
Gavriel Novanto mengutuk aksi biadab penyiksaan terhadap Intan. Ia memuji respons cepat aparat kepolisian yang telah menahan dua tersangka.
-
Video yang sama, beberapa orang sedang berbicara. Mereka meminta korban agar menceritakan secara jujur perihal kejadian yang dialami.
-
Karena itu, tindakan tegas terhadap pelaku harus ditegakan demi memberi rasa keadilan bagi korban dan keluarganya.
-
Satgas kemudian turun dan melakukan advokasi hingga melakukan penanganan terhadap korban, yang diketahui bernama Intan.
-
Selain Rosliana, polisi juga menangkap Merlin (22), rekan Intan. Merlin ikut melakukan penganiayaan terhadap korban.
-
Wakil Bupati Sumba Barat, Timotius Tede Ragga, S.Sos meminta aparat kepolisian Batam untuk menindak tegas pelaku kekerasan terhadap Intan.
-
Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), David Imanuel Boimau, mengecam keras tindakan kekerasan yang dialami oleh seorang ART asal Sumba.
-
Umbu Rudi menyebut, kasus ini adalah bagian dari rangkaian panjang kekerasan terhadap pekerja rumah tangga, khususnya mereka yang berasal dari NTT.
-
Ketua Jaringan Safe Migran Batam membeberkan perlakuan tidak manusiawi majikan di Batam terhadap Intan, ART Asal Sumba.
-
Sosok majikan di Batam nekat menganiaya asisten rumah tangganya (ART) bernama Intan hingga wajahnya bonyo atau babak belur lebam biru.
-
Intan diduga menjadi korban kekerasan fisik dan psikis berat oleh majikannya yang bernama Roslina di kawasan elit Sukajadi, Batam.
-
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keluarga korban, Intan telah mengalami kekerasan sejak awal bekerja.
-
FPD NTT mengutuk keras tindakan penganiayaan brutal dan tidak manusiawi yang dialami oleh Intan, seorang ART asal Sumba Barat, NTT di Batam
-
Forum Perempuan Diaspora (FPD) NTT mengutuk keras tindakan penganiayaan brutal dan tidak manusiawi yang dialami oleh Intan, ART yang diniaya di Batam
-
Asisten Rumah Tangga (ART), Intan dianiaya majikan dan rekan kerjaya di rumah kawasan Sukajadi, Batam.