TAG
cerpen
-
Bukan Sekadar Panduan, Buku E Nong Yonson Jadi Tonggak Baru Penulisan Cerpen di NTT
Praktis Menulis Cerita Pendek dinilai berhasil mengisi kekosongan literatur pelatihan menulis cerpen di daerah. Buku ini direkomendasikan
Kamis, 18 Desember 2025 -
Cerpen: Malam yang Terputus di Km 72
Ron mendorong pintu darurat sleeper. Angin malam menusuk tulang. Di luar, bus terparkir miring di pembatas beton.
Selasa, 25 November 2025 -
Cerpen: Di Ujung Ingatan
Bagaimana kami bisa belajar dari luka, bila luka itu ditutup kain putih dan diberi nama baru yang lebih manis?
Senin, 24 November 2025 -
Cerpen: Ketika Panggilan Hati Bersua dengan Panggilan Ilahi
Pertemuan mereka sering terjadi, terutama karena mereka sama-sama terlibat dalam persiapan perayaan Paskah.
Selasa, 7 Oktober 2025 -
Cerpen: Sepucuk Surat untuk Guru Gute
Pesawat mendarat dan penumpang bergegas keluar. Bandara menyambut saya dengan aroma laut yang klise.
Rabu, 10 September 2025 -
Cerpen: Petisi
Mendung menyelimuti kota bagaikan bidadari menangis di batas cakrawala. Air matanya jatuh berupa bayang-bayang hitam menutupi lanskap kota.
Kamis, 28 Agustus 2025 -
Cerpen: Ruang Ketiga
Kesalahan kedua: tidak memahami bahwa ketakutan bisa membuat orang melakukan hal-hal yang di luar karakter mereka.
Selasa, 12 Agustus 2025 -
Cerpen: Luka yang Bersuara
"Luka itu tidak pernah benar-benar sembuh," tulis Ratih, "ia hanya berubah bentuk, menjadi kebijaksanaan yang pahit."
Kamis, 12 Juni 2025 -
Cerpen: Di Bawah Bayang Ekskavator
Tapi semua tahu, mesin tua tak peduli siapa yang mengemudi. Kalau mesin itu mogok, nyawa juga ikut terseret.
Kamis, 12 Juni 2025 -
Cerpen: Kesumat
Apa boleh buat, kakimu terasa berat untuk melangkah barang tiga empat langkah. Akankah kau tetap duduk manis di bangku tua berdebu itu?
Selasa, 10 Juni 2025 -
Cerpen: Rumah Doa yang Tak Pernah Tutup
Dan yang paling penting, lorong ini membuktikan bahwa doa adalah bahasa yang dipahami semua orang. Tanpa memandang agama, suku, atau status.
Rabu, 4 Juni 2025 -
Cerpen: Sebuah Pertemuan yang Mengingatkan
Aku terlalu sibuk dengan mimpi yang kurajut. Lebih dari itu, rasa mulai benar-benar timbul dari sebuah pandangan yang penuh rahasia saat engkau
Jumat, 23 Mei 2025 -
Cerpen: Habemus Papam
Ketika jeda yang baru akhirnya muncul di balkon, kerumunan tak hanya menyembunyikan, mereka diam dalam haru.
Senin, 12 Mei 2025 -
Cerpen: Waktu yang Menyiksa
Instingku memang selalu benar. Aku tahu bahwa akan ada kisah yang berakhir dengan kenangan luka.
Senin, 5 Mei 2025 -
Cerpen: Guru yang Memimpin dengan Cinta
Setiap pagi, Riki berjalan kaki menyusuri jalan setapak, membawa tas kain lusuh berisi buku- buku yang dicintainya.
Senin, 5 Mei 2025 -
Cerpen: Mencintaimu dalam Sunyi
Di balik gerbang itu, tinggal seorang wanita yang pernah mengisi hari-harinya dengan tawa dan cinta.
Minggu, 30 Maret 2025 -
Cerpen: Puisiku Yang Kamu Baca
Demikian akhir-akhir ini, aku senantiasa ditemani oleh kondisi badmood. Memang demikianlah hidup. Kata dosenku.
Kamis, 5 Desember 2024 -
Cerpen: Senja di Ujung Harapan
Arya, yang duduk dengan tenang, menoleh. Wajahnya penuh keriput, tetapi matanya masih menyala dengan semangat yang tak pudar. "Kita masih bisa berubah
Rabu, 16 Oktober 2024 -
Cerpen: Mama Meri
Sudah tiga puluh pesan yang belum dibaca oleh Mama Meri dan masih terus muncul pesan baru lainnya di grup itu.
Rabu, 16 Oktober 2024 -
Cerpen: Ijazah Rupa-Rupa
Mereka berdua melanjutkan langkah menuju rumah Sumpel. Sementara itu, di dalam hati Sumpel bergolak rasa bersalah.
Sabtu, 12 Oktober 2024