TTU Terkini
Dugaan Keracunan MBG di TTU, Dinas Kesehatan Sebut Labkes Belum Rilis Uji Laboratorium
Setelah hasil pemeriksaan ikan tersebut dari Balai POM rampung, Labkes Provinsi NTT bakal merilis semua hasil dari sampel yang dikirim.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Basilius Haumein menyebut hingga detik ini pihaknya belum menerima rilis hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel muntah dan makanan pasca 14 siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, NTT yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi MBG.
"Saya sudah cek di Kabid tapi belum ada umpan balik (jawaban) dari laboratorium kesehatan," ujarnya, Kamis, 18 Desember 2025.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima dari laboratorium kesehatan Provinsi NTT, mereka juga sedang menanti hasil pemeriksaan dari Balai POM Kupang.
Pasalnya, sampel ikan yang dikonsumsi siswa-siswi diperiksa di Balai POM. Sedangkan sampel muntah diperiksa di Labkes Provinsi NTT.
Setelah hasil pemeriksaan ikan tersebut dari Balai POM rampung, Labkes Provinsi NTT bakal merilis semua hasil dari sampel yang dikirim.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu usai diduga mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, Kamis, 27 November 2025.
Pantauan POS-KUPANG.COM, tampak sejumlah siswa PAUD dan SD berada di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Kefamenanu. Sejumlah anak telah dipulangkan usai menerima perawatan medis di UGD.
Belasan orang anak diduga mengalami keracunan atau alergi usai mengonsumsi MBG. Tampak para kepala sekolah, guru-guru dan orang tua/wali murid tampak hadir di UGD.
Terlihat wajah dan tubuh beberapa orang anak di UGD memerah. Beberapa petugas medis di RSUD tampak sibuk memberikan perawatan kepada anak-anak tersebut.
Siswa dari 3 sekolah di Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mengalami gejala mual, muntah sakit kepala, dan lemas usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya menyebutkan bahwa, para siswa mengonsumsi menu; nasi kuning, daun ubi tumis, ikan goreng tepung, tahu goreng, dan buah semangka.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Basilius Haumein menjelaskan, pihaknya mengirim tim untuk melakukan investigasi di lapangan buntut 14 orang siswa sekolah dasar dari 3 sekolah di Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, NTT diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan yang disediakan SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Tim ini terdiri dari tenaga kesehatan dari Laboratorium Kesehatan, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Sasi," ujarnya.
Langkah yang ditempuh pertama usai insiden tersebut yakni melakukan penanganan terhadap pasien diduga keracunan tersebut. Mereka juga melakukan deteksi terhadap kasus susulan.
Selanjutnya langkah ketiga mereka melakukan pengambilan sampel makanan dan muntah dan selanjutnya dikirim ke laboratorium di Kupang untuk diperiksa.
| Bupati TTU Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden ke Masjid Agung Nurul Falah |
|
|---|
| Pemkab TTU Terima 20.000 Dosis Vaksin HPR |
|
|---|
| Renovasi Kantor Bupati TTU Rp 4,8 Miliar Ditargetkan Tuntas Bulan Oktober 2026 |
|
|---|
| Bupati TTU Serahkan Bantuan Rumah Program TULUS Plus Sanitasi kepada Disabilitas di Desa Nian |
|
|---|
| 37 KPM di Desa Sunkaen Terima Bantuan Program PKH Tahap II |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/keracunan-MBG-di-TTU.jpg)