TTU Terkini
37 KPM di Desa Sunkaen Terima Bantuan Program PKH Tahap II
Pada tahap II ini, Demetriana menerima bantuan Rp. 1. 200.000. Bantuan PKH ini bakal dimanfaatkan untuk membeli sembako
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Sebanyak 37 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap II tahun 2026. Penerimaan PKH ini berlangsung di Aula Kantor Desa Sunkaen, Jumat, 22 Mei 2026
Masyarakat yang berdomisili di perbatasan RI/RDTL ini menerima bantuan PKH yang diserahkan langsung oleh Pendamping PKH Kemensos Kabupaten Timor Tengah Utara, Velix Thal.
Pelaksanaan penyerahan bantuan PKH tersebut merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan pada tahun 2026 ini.
Saat diwawancarai, Minggu, 24 Mei 2026, Pendamping PKH Kemensos Kabupaten Timor Tengah Utara, Velix Thal mengatakan, Program PKH bertujuan memutus rantai kemiskinan. Melalui Program PKH pemerintah berupaya meningkatkan kualitas SDM dan mengubah pola perilaku masyarakat prasejahtera.
Baca juga: Tutup TMMD di SMAN Bikomi Nilulat, Danrem 161/Wira Sakti Pastikan TNI Selalu Hadir di Masyarakat
Ia menjelaskan, sebanyak 37 KPM ini sudah menerima bantuan tahap 2. Bantuan Program PKH ini diserahkan secara bertahap.
Bantuan yang diserahkan pada kesempatan itu merupakan bantuan dalam bentuk uang tunai. Sedangkan, bantuan sembako masih dalam proses SPM
"Dan rencananya ditargetkan cair dalam 1 minggu ke depan, atau pekan depan," ungkapnya.
Ia berpesan agar dana bantuan Program PKH digunakan sesuai petunjuk teknis (Juknis). Bantuan tersebut difokuskan pada kebutuhan sekolah anak-anak.
Sementara itu, KPM Program PKH asal Desa Sunkaen, Demetriana Piut mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang disalurkan pemerintah pusat melalui Program PKH tersebut. Demetriana sudah menerima bantuan sejak 3 tahun yang lalu.
Bantuan tersebut sudah diterima oleh Demetriana secara bertahap selama 3 tahun terakhir. Sebagai seorang lansia, bantuan ini merupakan berkat berlimpah.
Pasalnya, saat ini Demetriana mulai mengurangi aktivitasnya sebagai petani. Usia yang sudah lanjut menjadi alasan baginya untuk mengurangi aktivitasnya.
Demetriana memiliki 2 orang anak yang sudah menuntaskan pendidikan di tingkat perguruan tinggi.
Sebagai seorang petani di wilayah terpencil, menyekolahkan anak ke tingkat perguruan tinggi merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan.
Pada tahap II ini, Demetriana menerima bantuan Rp. 1. 200.000. Bantuan PKH ini bakal dimanfaatkan untuk membeli sembako
"Bantuan ini saya gunakan untuk beli sembako kebutuhan rumah tangga," ungkapnya.
Ia berharap, program ini terus berlanjut dan membantu lebih banyak lagi masyarakat kurang mampu di wilayah perbatasan. Selain itu, bantuan ini diharapkan bisa membiayai pendidikan anak-anak perbatasan. (bbr)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Penerima-PKH-di-BIkomi-Nilulat.jpg)