Jumat, 15 Mei 2026

Cerpen

Cerpen: Perempuan yang Takut Menjadi Dosa

Ia meminta nomor WhatsApp-ku, lalu malam-malam kami perlahan dipenuhi percakapan panjang yang mengalir hingga dini hari. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dion DB Putra
FOTO ILUSTRASI BUATAN AI
ILUSTRASI 

Dalam bayanganku, seseorang yang memilih jalan rohani adalah seseorang yang telah selesai dengan pergulatan dunia. 

Seseorang yang telah menyerahkan hidupnya pada sesuatu yang lebih besar daripada cinta manusia.

“Jangan,” kataku lirih. “Menjadi orang biasa juga tidak mudah.”

Ia tertawa kecil, tetapi tawanya terdengar letih.

“Terkadang bertahan juga lebih menyakitkan.”

Malam itu aku tidak segera menjawab. Ada kesedihan yang tidak bisa kuterjemahkan dari suaranya. Seolah-olah ia sedang berdiri di persimpangan panjang antara keyakinan dan kelelahan.

Hari-hari berikutnya, percakapan kami berubah menjadi ruang pengakuan. 

Milian mulai bercerita tentang hidup yang dijalaninya di balik dinding-dinding biara tentang doa-doa yang kadang terasa jauh, tentang kesepian yang tidak semua orang mengerti, dan tentang dirinya sendiri yang perlahan merasa asing terhadap jalan yang pernah diyakininya.

Aku mencoba menahannya.

Baca juga: Cerpen: Papan Luka

Bukan karena aku paling mengerti tentang Tuhan, melainkan karena aku takut menjadi alasan seseorang meninggalkan hidup yang pernah dianggap suci.

Namun manusia sering kali lebih tunduk pada pergulatan batinnya sendiri daripada nasihat orang lain.

Beberapa bulan kemudian ia mengatakan bahwa dirinya telah mengundurkan diri dan pergi menjalani perjalanan rohani ke Sumenep. 

Anehnya, aku tidak benar-benar percaya. Ada bagian dalam diriku yang merasa bahwa ia hanya sedang lelah, dan suatu hari nanti akan kembali mengetuk pintu biara yang pernah ditinggalkannya.

Desember 2022 aku pulang ke Manggarai. Januari tahun berikutnya aku mulai bekerja di Puskesmas Wae Naong. 

Hari-hariku dipenuhi antrean pasien, suara langkah di lorong puskesmas, dan kelelahan yang menumpuk diam-diam.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved