Opini
Opini: Bunuh Diri dan Keagungan Martabat Manusia
Santo Agustinus menilai bunuh diri sebagai tindakan yang bertentangan dengan kehendak Allah. Kehidupan manusia adalah karunia.
Tayang:
Editor:
Dion DB Putra
Oleh karena itu, persoalan bunuh diri tidak dapat dipandang semata-mata sebagai persoalan psikologis atau sosial, tetapi juga menyangkut dimensi spiritual dan eksistensial manusia.
Kehidupan manusia memiliki nilai yang melampaui persoalan-persoalan duniawi, sehingga harus dijaga, diperjuangkan, dan dimaknai sebagai anugerah yang luhur. (*)
Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News
Berita Terkait:#Opini
| Opini: Perjumpaan dengan Allah di Era Cyber Menurut Santo Yohanes dari Salib |
|
|---|
| Opini: Jadilah Manusia! |
|
|---|
| Opini - Rahmat Tanpa Tembok: Membaca Sakramen Tobat di Tengah Jalanan |
|
|---|
| Opini - Ketika Vatikan dan Dunia Buddha Turun ke Akar Rumput Asia |
|
|---|
| Opini - Penerapan Konsep Ekosipasi di NTT Perspektif Robertus Robet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-kekerasan-pada-perempuan.jpg)