Opini
Opini: UMKM Tumbuh, Ekonomi Ngada Tangguh
Banyak masyarakat kabupaten Ngada mulai menjalankan usaha perdagangan besar maupun kecil melalui toko, kios, usaha kuliner
Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi memiliki peran sebesar 6,49 persen terhadap PDRB Kabupaten Ngada pada tahun 2025.
Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Ngada
Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu indikator penting dalam menggambarkan kinerja perekonomian suatu daerah secara nyata.
Dalam beberapa tahun terakhir kondisi perekonomian Kabupaten Ngada menunjukkan perkembangan yang cukup positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Ngada atas dasar harga berlaku pada tahun 2025 mencapai Rp4,78 triliun.
Secara nominal, angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp4,47 triliun atau mengalami kenaikan sekitar Rp303,80 miliar.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak dan berkembang di berbagai lapangan usaha.
Sementara itu, berdasarkan harga konstan 2010, nilai PDRB Kabupaten Ngada juga mengalami peningkatan dari Rp2,58 triliun pada tahun 2024 menjadi sekitar Rp2,69 triliun pada tahun 2025.
Kondisi ini menunjukkan bahwa perekonomian Kabupaten Ngada tumbuh sebesar 4,28 persen pada tahun 2025, angka ini meningkat dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yang sebesar 3,66 persen.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan adanya peningkatan produksi barang dan jasa di berbagai lapangan usaha tanpa dipengaruhi oleh inflasi.
Peran UMKM dalam Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Ngada
Berdasarkan data BPS, dari kelima sektor utama penopang ekonomi Kabupaten Ngada, sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor mengalami peningkatan peranan secara terus-menerus selama periode tahun 2021-2025.
Pada tahun 2024 kontribusi sektor perdagangan sebesar 8,67 persen meningkat menjadi 9,24 persen pada tahun 2025.
Kondisi ini menggambarkan bahwa aktivitas perdagangan masyarakat semakin berkembang dan memiliki kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Jika dijabarkan lebih rinci terdapat tiga sektor yang memiliki pertumbuhan tertinggi di tahun 2025 yaitu sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor dengan pertumbuhan sebesar 12,67 persen, diikuti oleh sektor Industri Pengolahan sebesar 11,36 persen, dan sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 9,12 persen.
Perkembangan signifikan dari ketiga sektor tersebut menunjukan bahwa semakin bertumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui UMKM.
Banyak masyarakat Kabupaten Ngada mulai menjalankan usaha perdagangan besar maupun kecil melalui toko, kios, usaha kuliner, dan reparasi kendaraan seperti bengkel motor dan mobil.
Yosefina Yohana Nau Dewa
BPS Kabupaten Ngada
Opini Pos Kupang
Meaningful
NTT
Nusa Tenggara Timur
ekonomi berbasis UMKM
UMKM Kreatif
| Opini: Kekerasan Terhadap Perempuan |
|
|---|
| Opini: Veronika! Su Nonton Film Pesta Babi Ko? |
|
|---|
| Opini: Memandang Penderitaan sebagai Doa dalam Terang Teologi Salib Edith Stein |
|
|---|
| Opini: Menakar Krisis Iklim Kemarau Ekstrem dan Gejolak Vulkanik Lewotobi Laki-laki |
|
|---|
| Opini: Amfoang yang Terlupakan- Saat BBM Langka, Jalan Rusak dan Faskes Menjadi Pajangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Yosefina-Yohana-Nau-Dewa.jpg)