Kamis, 7 Mei 2026

Opini

Opini: Sensus Ekonomi 2026- Memetakan Lanskap Ekonomi Digital NTT 

Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan statistik, tetapi upaya sistematis untuk menangkap realitas ekonomi yang selama ini tersembunyi.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
FOTO ILUSTRASI BUATAN AI
ILUSTRASI 

Pendataan tidak lagi berhenti pada yang tampak. Aktivitas usaha berbasis digital ikut dijangkau, termasuk yang berlangsung di media sosial dan aplikasi pesan instan. 

Dari sini, yang sebelumnya samar mulai terlihat: siapa yang berusaha, di sektor apa, dan di mana mereka tumbuh hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Inilah yang selama ini hilang: bukan sekadar angka, tetapi peta. Peta yang membantu pelaku usaha membaca peluang, memberi sinyal bagi investor, dan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Dengan peta ini, potensi tidak lagi sekadar dirasakan, tetapi dapat dibaca dan dikelola.

Dari Penonton Menjadi Pemain

Kini saatnya NTT melangkah dari penonton menjadi pemain dalam ekonomi digital nasional. 

Ketika gambaran mulai terbuka, pelaku usaha tidak lagi berjalan dengan perkiraan. Mereka dapat melihat peluang, memahami pasar, dan menentukan langkah dengan lebih percaya diri. 

Dari ruang kecil di rumah, perubahan itu mulai nyata. Seorang pemuda di Sumba melihat tenun ikatnya menemukan pasar daring. 

Ibu rumah tangga di Kupang membaca permintaan dan mulai menjual olahan pangan. Di saat yang sama, pemerintah tidak lagi meraba: kebijakan menjadi lebih tepat sasaran, dukungan lebih terarah. 

Usaha yang sebelumnya berjalan diam-diam mulai menemukan arah. Produk lokal menemukan pasar. Pelaku usaha kecil pun mulai terhubung dengan ekosistem yang lebih luas.

Di titik ini, data bukan lagi sekadar angka, melainkan jembatan antara potensi dan peluang. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 adalah momentum bersama. 

Partisipasi pelaku usaha dan masyarakat akan menentukan seberapa utuh wajah ekonomi NTT terbaca, agar yang kecil tidak lagi terlewat, dan yang sudah bergerak bisa tumbuh lebih jauh. (*)

Simak berita, artikel opini atau cerpen POS-KUPANG.COM di Google News

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved