Selasa, 14 April 2026

Opini

Opini - Kebijakan Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan 

Di Kota Kupang selalu ditemukan sampah berserakan, sehingga mengancam keberlangsungan lingkungan hidup yang sehat dan nyaman.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/HO
Pengusaha di Kota Kupang, Hengky Marloanto. 

Hal ini, memotivasi masyarakat untuk melakukan kegiatan hidup bersih sepanjang waktu. Bagi kelurahan terbersih diberikan hadiah, dan kelurahan terkotor diberikan hukuman.

Kedua, Para petugas pengangkut sampah diberikan honor/ upah yang layak agar dapat memberikan semangat dalam bekerja.

Ketiga, Pengadaan tempat penampungan sementara di setiap kelurahan agar mempermudah warga masyarakat dalam membuang sampah.

Keempat, Perlu ditetapkan hari bersih Kota Kupang, yakni hari di mana semua warga masyarakat bergotong royong   membersihkan sampah di tempat-tempat umum seperti mata air, jalan, terminal, dll.

Kelima, Perlu didorong pembentukan produsen pupuk organik oleh pihak swasta, yang menggunakan bahan baku sampah organik.

Keenam, Pengolahan sampah yang selama ini dengan cara membakar, harus diubah dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

Ketujuh, Perlu disediakan sarana penampungan sampah di tempat pesta, upacara penguburan orang mati, dan pertemuan-pertemuan lainnya. Fakta yang terjadi selama ini, di mana dua atau tiga orang berkumpul, di sana sampah berserakan.

Kebijakan pengelolaan sampah tidak boleh dilakukan secara sporadis dan berubah-ubah, melainkan harus diadakan secara tersistematis dan terencana agar dapat diterapkan sepanjang masa.

Kota bersih adalah idaman semua orang yang menginginkan pola hidup bersih. Semboyan “ bersih adalah pangkal kesehatan “ perlu dibudayakan sepanjang waktu dari generasi ke generasi.

Dengan dermikian, lingkungan bersih dapat tercipta, dan manusia sehat akan terwujud. Sampah menjadi masalah yang mendesak untuk ditangani.

Gerakan kebersihan harus dimulai dari kelurahan karena kelurahan bersih maka kecamatan bersih, dan akhirnya terciptanya kota yang bersih. Bersih itu indah, bersih itu budaya, bersih itu sehat. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved