Opini
Opini: Antara Ambisi dan Ilusi Fiskal- Membaca Target PAD NTT Rp2,8 Triliun
Target PAD Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun anggaran 2026 ditetapkan hampir dua kali lipat dari realisasi terbaik yang pernah dicapai.
Sebab pada akhirnya, yang bertaruh bukan hanya angka dalam dokumen APBD, melainkan kualitas layanan publik, realisasi pembangunan daerah, penyelesaian soal rakyat seperti kemiskinan, pengangguran, infrastruktur jalan yang buruk, stunting, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT.
Kita semua menginginkan NTT yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Target PAD yang tinggi menceminkan ambisi yang patut diapresiasi, karena ini adalah sebuah pernyataan keyakinan pemerintah provinsi NTT terhadap kemampuan riil potensi ekonomi daerahnya.
Namun, ambisi tanpa fodasi yang kuat bukan optimisme, melainkan risiko fiskal yang nyata.
Data telah berbicara dengan jelas bahwa target PAD Rp2,8 Triliun membutuhkan penjelasan yang sangat kuat, kebijakan yang sangat konkret, dan eksekusi yang jauh lebih baik dari semua yang pernah kita capai sebelumnya.
Jika tidak, maka kita sebenarnya sedang membangun APBD di atas fondasi yang rapuh dan yang akan menanggung konskuensinya adalah masyarakat NTT. (*)
Simak terus berita, cerpen dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News
Target PAD NTT
Wily Mustari Adam
Wilhelmus Mustari Adam
Opini Pos Kupang
Pendapatan Asli Daerah
Nusa Tenggara Timur
Meaningful
| Opini: Transformasi Bank NTT menjadi Perseroda |
|
|---|
| Opini: Jangan Anggap Remeh RKPD- Di Sini Nasib Rakyat dan Anggaran Ditentukan |
|
|---|
| Opini: Dilema Kesejahteraan- Efisiensi atau Erosi Birokrasi? |
|
|---|
| Opini: Sunyi yang Tidak Didengar-Ketika Bunuh Diri Menjadi Bahasa Terakhir |
|
|---|
| Opini: Lonjakan HIV/AIDS di Nusa Tenggara Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Wilhelmus-Mustari-Adam-03.jpg)