Opini
Opini: Kleine Soenda Eilanden
Masyarakat NTT tentunya perlu menyambut dan bersiap diri untuk terlibat di dalam kerja sama Sunda Kecil untuk mendatangkan manfaat yang besar.
NTB hadir dengan kinerja pariwisata berupa pertumbuhan pesat didorong oleh kawasan Mandalika (Kuta Mandalika) dan event olahraga internasional dengan karakteristik pada sport tourism (MotoGP, WSBK) dan wisata alam (Lombok, Sumbawa).
Memiliki konektivitas hubungan terdekat dengan Bali (udara, darat dan laut), dengan penerbangan langsung dan akses laut yang semakin baik, berperan sebagai penopang utama pariwisata Bali, terutama dalam menarik niche market (pecinta otomotif/petualangan).
Sementara NTT hadir dengan destinasi Premium & Eco-Tourism, dengan kinerja pariwisata dengan pertumbuhan fokus pada Labuan Bajo (Manggarai Barat) sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).
Wisata NTT berkarakteristik eco-tourism (Taman Nasional Komodo), wisata budaya, dan bahari, memiliki keunggulan pengalaman premium dan eksklusif yang berbeda dari pariwisata massal di Bali, dengan tantangan infrastruktur di luar Labuan Bajo masih terbatas dan konektivitas udara yang perlu ditingkatkan.
Dalam hal ini telah lahir konsep pariwisata Labuhan Bajo Flores terintegrasi, yang juga perlu menjangkau Alor, Timor, Sabu, Rote dan Sumba dengan ekostisme tersendiri sebagai pulau sandlewood.
Tantangan
Kita perlu mencari apa saja tantangan-tantangan yang dihadapi NTT dalam proses kerja sama dimaksud agar kemajuan Sunda Kecil terintegrasi dalam nafas Kepulauan Nusa Tenggara sebagai satu kesatuan.
Karena itu, NTT perlu memiliki kerendahan hati untuk mau belajar atau menimba ilmu dari Bali dan NTB, dalam hal kemanfaatan pariwisata yang terdistribusi merata ke semua gugus pulau-pulau di NTT daripada hanya terpusat di Labuhan Bajo yang sangat premium itu.
Apa artinya memiliki Labuhan Bajo jika tidak memberi efek domino pada aliran larva ekonomi ke seluruh wiilayah NTT sebagai gugusan kepulauan indah dan elok.
Karena itu, Pemerintah NTT perlu memastikan bahwa elitisme Labuhan Bajo adalah elitisme yang dermawan dan adil bagi kabupaten dan kota lainnya di NTT.
NTT selain membangun sinergi antar provinsi di Sunda Kecil, harus segera membangun sinergi internal oleh pemerintah dengan pelaku usaha dan masyarakat, untuk memaksimalkan potensi pariwisata di NTT include memaksimalkan promosi wisata serta menata dengan baik infrastruktur.
Beberapa hal yang dapat dilakukan yakni membenahi transportasi, akomodasi, frasilitas umum, kampanye digital, pameran pariwisata, pelatihan Bahasa asing, pelatihan hospitality dan pelatihan ketrampilan khusus terutama bagi Masyarakat yang tinggal atau berada di sekitar kawasan wisata, juga tidak boleh dilupakan, kesiagaan bencana di setiap spot wisata.
Ada hal menarik dari kerja sama Sunda Kecil yakni pada point integrasi perencanaan pembangunan.
NTT perlu mencermati atau bisa disebut belajar dari Provinsi Bali yang sudah menerapkan sistem atau pola perencanaan pembangunan daerah terintegrasi untuk sembilan kabupaten/kota di sana.
Model perencanaan pembangunan Provinsi Bali menggunakan pendekatan Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPSB) dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, yang berfokus pada menjaga kesucian dan keharmonisan alam, manusia, serta budaya Bali secara sakala (sekular/nyata) dan niskala (spiritual).
Model ini berlandaskan filosofi Tri Hita Karana yang dijabarkan melalui kearifan lokal Sad Kerthi, dilaksanakan secara terintegrasi satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola.
Perlu diperhatikan bahwa tiga Sunda Kecil ini memiliki karakteristik budaya dan agama yang khas.
Sunda Kecil
Provinsi Sunda Kecil
Provinsi Bali
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Provinsi Nusa Tenggara Timur
Eman Kolfidus
Opini Pos Kupang
| Opini: Lamalera dan Dunia yang Hampir Kehilangan Jiwa |
|
|---|
| Opini - Merenungkan Peristiwa Mulia Selama Bulan Maria yang Bertepatan dengan Masa Paskah |
|
|---|
| Opini: Kemanusiaan harus Melampaui Legalitas- Catatan untuk Bupati Ende |
|
|---|
| Opini: Menggugat Timor Kouk |
|
|---|
| Opini: Gugatan Etika atas Euforia Siswa-Siswi NTT Saat Kelulusan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Provinsi-NTT-dari-Partai-Demokrasi-Indonesia-Eman-Kolfidus.jpg)