Opini

Opini: Mengoptimalkan Lahan Marginal

Jika dikelola cermat, lahan marginal bisa menjadi penopang ketahanan pangan lokal dan sumber diversifikasi pangan nasional.

Editor: Dion DB Putra
DOK PRIBADI
Yoseph Yoneta Motong Wuwur 

Pemupukan terpadu, organik dan anorganik, meningkatkan efisiensi serapan hara. Tanah sehat mendukung pertumbuhan tanaman optimal dan mengurangi kerugian akibat kekurangan nutrisi. 

Diversifikasi tanaman memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus menambah pendapatan petani.

Meski datar, konservasi tetap penting. Guludan kontur sederhana atau drainase membantu mencegah erosi lokal dan genangan air. 

Langkah-langkah ini memastikan lahan datar tetap produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Bergelombang Ringan

Lahan datar bergelombang dengan kemiringan 2–5 persen menghadapi distribusi air tidak merata. Pemilihan tanaman harus menyesuaikan toleransi terhadap fluktuasi kelembaban. 

Jagung, sorgum, kacang tanah, dan ubi kayu cocok karena akar dangkalnya menahan tanah dan menyerap hara efisien.

Bedengan dan guludan kontur membantu menahan aliran permukaan dan mencegah erosi ringan. 

Konservasi sederhana ini menjaga kesuburan tanah tetap stabil. Rotasi tanaman dan penanaman legum memperkaya tanah, merangsang aktivitas mikroba, dan memperbaiki struktur.

Pemupukan strategis, terutama dengan pupuk organik, memperkuat daya simpan air dan hara. 

Tanah menjadi lebih remah, hara tidak mudah hilang, dan efisiensi pupuk meningkat.

Pendekatan ini membuat tanaman lebih tangguh terhadap fluktuasi kelembaban. 

Dengan pengelolaan tepat, lahan bergelombang ringan dapat produktif, stabil, dan berkelanjutan tanpa meningkatkan risiko degradasi tanah.

Bergelombang Perbukit

Lahan bergelombang perbukit dengan kemiringan 5–15 persen lebih rentan erosi. Tanaman harus kuat menahan tanah sekaligus menyerap air dan hara secara efisien. 

Jagung hibrida, ubi kayu, dan kacang-kacangan cocok karena tangguh terhadap hujan deras dan toleran kekeringan ringan.

Guludan kontur dan terasering mini membantu menahan limpasan permukaan. Konservasi sederhana ini mencegah hilangnya tanah subur dan nutrisi. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved