Opini
Opini: Belajar dari Anomali Cuaca dan Iklim di Nusa Tenggara Timur
Seperti memompa uap air lebih banyak ke wilayah Indonesia, termasuk sebagian NTT sehingga awan hujan bisa terbentuk di tempat yang seharusnya kering.
Ancaman kedua adalah dampak dari hujan yang tiba-tiba. Tanah yang sudah lama kering menjadi keras dan sulit menyerap air.
Akibatnya, air hujan yang turun langsung mengalir di permukaan, memicu banjir bandang dan tanah longsor.
Kondisi ini membuat masyarakat yang sudah kekurangan air bersih akibat kemarau, kini juga harus menghadapi masalah kelebihan air akibat banjir.
Mari Bergerak Bersama
Menghadapi tantangan ini, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan.
• Jadilah ‘detektif’ cuaca pribadi: Jangan hanya menunggu kabar, tapi proaktif mencari informasi. Unduh aplikasi Info BMKG atau ikuti akun media sosial mereka.
Dengan begitu, kita bisa mendapatkan peringatan dini secara langsung.
• Hemat air: Ingat, meskipun ada hujan, kekeringan masih mengintai. Gunakan air seperlunya dan jangan boros.
• Waspadai kebakaran: Cuaca terik yang silih berganti dengan hujan lebat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Jangan sembarangan membakar sampah, apalagi di dekat area kering.
Anomali cuaca di NTT ini adalah cerminan dari pola iklim global yang semakin tidak menentu. Ini bukan hanya tugas pemerintah atau BMKG. Ini adalah urusan kita bersama.
Dengan memahami dan bersiap, kita bisa mengubah ancaman menjadi kewaspadaan, dan bersama-sama menjaga alam kita. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
Hamdan Nurdin
anomali iklim
musim kemarau
Opini Pos Kupang
Banjir Bandang Mauponggo
POS-KUPANG.COM
Nusa Tenggara Timur
| Opini: Dilema Kesejahteraan- Efisiensi atau Erosi Biokrasi? |
|
|---|
| Opini: Sunyi yang Tidak Didengar-Ketika Bunuh Diri Menjadi Bahasa Terakhir |
|
|---|
| Opini: Lonjakan HIV/AIDS di Nusa Tenggara Timur |
|
|---|
| Opini: Ilusi “Profesor Menjamur” dan Krisis Nalar Kebijakan Pendidikan Tinggi |
|
|---|
| Opini: Kerahiman Ilahi- Jalan Pulang Menuji Hati yang Diperbaharui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan_20160820_115132.jpg)