Kamis, 18 Juni 2026

Opini

Opini: Waspadai Fenomena Post-Holiday Blues

Efek dari libur panjang Lebaran memiliki dampak signifikan terhadap berbagai sektor, terutama ekonomi dan pariwisata. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dion DB Putra
POS-KUPANG.COM/HO
ILUSTRASI 

Oleh: Wardy Kedy
Peneliti di bidang Psikologi Sosial

POS-KUPANG.COM - ​Libur Lebaran telah berakhir. Kurang lebih  12 hari, terhitung sejak 28 Maret sampai 7 April 2025 kita menjalani libur  panjang. 

Ya, betapa tidak, momen ini selalu dinanti-nantikan semua orang, terlebih para pekerja yang hampir tidak ada waktu untuk rehat sejenak. 

Efek dari libur panjang Lebaran memiliki dampak signifikan terhadap berbagai sektor, terutama ekonomi dan pariwisata. 

Lamanya masa libur ini tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui perencanaan yang matang dan koordinasi antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata, momen liburan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan. 

Lebih jauh dari itu, liburan Lebaran yang panjang selalu menjadi momen istimewa yang dinantikan  banyak orang. 

Setelah liburan panjang yang penuh kebahagiaan, kegembiraan, dan ketenangan, kini kita dihadapkan kembali pada rutinitas harian, baik yang bekerja, maupun bersekolah. Rutinitas ini tak lantas membuat kita merasa lebih baik karena telah menjalani rehat yang sangat panjang. 

Segelintir orang merasakan hal lain seperti merasa cemas, tidak bersemangat, jenuh, malas, atau bahkan kesulitan dan tidak ada niat untuk kembali ke rutinitas sehari-hari. 

Perasaan negatif yang muncul setelah kembali dari liburan sering kali disebut sebagai post-holiday blues. 

Istilah ini merujuk pada perasaan sedih, lesu, malas, tidak bersemangat dan tidak termotivasi yang muncul setelah berakhirnya masa liburan. 

Fenomena ini biasanya dipicu kenyataan bahwa kebebasan dan ketenangan yang dinikmati selama liburan harus segera digantikan kewajiban dan rutinitas kerja yang kadang-kadang terasa amat  membosankan dan menegangkan.

Fenomena post-holiday blues tidak hanya dialami individu yang baru kembali dari liburan panjang, tetapi juga oleh mereka yang merasa liburan mereka tidak cukup panjang atau menyenangkan. 

Dalam banyak kasus, perasaan ini sering disertai kecemasan dan stres, yang bisa mempengaruhi mental dan fisik seseorang. 

Meskipun ini adalah pengalaman yang umum, namun hemat saya, penting dipahami apa saja penyebabnya dan cara menghadapinya agar tidak mengganggu aktivitas dan kerja keseharian kita.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved