Kapolres Ngada Cabuli Anak
PADMA Indonesia Kutuk Aksi Kapolres Ngada Cabuli Anak di Bawah Umur
Dalam keterangan pers yang diterima media ini, Gabriel Goa mengatakan tindakan yang dilakukan oleh Kapolres Ngada AKBP Fajar merupakan pelanggaran ser
Adapun korban yang berumur 14 tahun hingga saat ini belum ditemui. Sementara korban balita 3 tahun dalam penanganan orang tua.
Kasus ini terungkap berawal dari laporan pihak berwajib Australia bahwa menemukan video porno yang ditemukan berasal dari Kota Kupang.
Lalu pihak berwajib dari Australia ini melaporkan ke Mabes Polri. Dan pihak Mabes langsung menyelidiki dan ditemukan di kota Kupang.
"Kejadian ditemukan tahun lalu (2024)," ujar Imelda.
Diketahui, kasus yang menjerat Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman bukan hanya terkonfirmasi pengguna narkoba jenis sabu.
Hasil pendalaman kasus ini ternyata yang bersangkutan juga menjadi pelaku kejahatan seksual dengan mengorbankan dua remaja dan satu balita. Dalam aksi tak terpuji itu lalu video di jual ke situs porno di Australia. (cha)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Ketua LPA NTT dan Pendamping Korban Kasus Eks Kapolres Ngada Ungkap Kondisi Korban |
![]() |
---|
Kejati NTT Komitmen Kawal Kasus Eks Kapolres Ngada Secara Objektif dan Profesional |
![]() |
---|
Eks Kapolres Ngada Bakal Diserahkan ke Kejari Kota Kupang |
![]() |
---|
Tiba di Kupang, Eks Kapolres Ngada, Fajar Lukman Akan Dilimpahkan Ke Kajati NTT 10 Juni Mendatang |
![]() |
---|
Sudah Tiba di Kupang, Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Lukman Segera Diserahkan ke Kejati NTT |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.