Opini

Opini: Demokrasi Digital

Kira-kira apa peluang, kendala, dan solusi untuk menerapkan demokrasi digital di tengah beragamnya kondisi unik NTT. 

Editor: Dion DB Putra
shutterstock
Ilustrasi. 

Itu artinya, ketika semua warga dapat terlibat setara dalam proses politik, kualitas demokrasi akan semakin robust dan reflektif terhadap kehendak rakyat yang sesungguhnya.

Pilkada NTT harus menjadi momen penting untuk mewujudkan mimpi tersebut. Jika pemerataan akses teknologi digital dapat diwujudkan di sini, maka bukan tidak mungkin ia dapat menjadi model bagi daerah-daerah lain di Indonesia yang juga menghadapi tantangan serupa. 

Saatnya mengakhiri jurang kesenjangan digital dan memastikan suara seluruh warga terdengar nyaring dalam pesta demokrasi.

Sebagaimana diungkapkan Jürgen Habermas, “Kehadiran ruang publik yang inklusif adalah syarat mutlak bagi demokrasi yang sehat.” Infrastruktur digital adalah ruang publik (Public Sphere) baru di era modern. 

Tanpa pemerataan akses, demokrasi akan kehilangan maknanya sebagai alat
penyamarataan dan pemberdayaan seluruh masyarakat. (*)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved