Amerika Serikat

Benjamin Netanyahu, Zelensky, Modi dan Macron Ucapkan Selamat kepada Donald Trump

Ketika hasil sementara penghitungan suara dalam Pilpres AS mulai berpihak pada Donald Trump, pejabat China mengatakan, mereka berharap hidup damai

|
Editor: Dion DB Putra
TANGKAPAN LAYAR FOX 9
Donald Trump pidato di hadapan pendukung yang bersorak sorai atas kemenangannya di Pilpres AS, Rabu 6 November 2024. 

"Saya merasa Trump memenangi pemilihan ini. Ini sudah berakhir, dan saya rasa dunia akan menjadi jauh lebih hebat," kata Moses Abraham (22), dikutip dari kantor berita AFP. 

"Ini seperti 2016. Saya merasa kita berada di jalan yang sama untuk menang. Saya merasa sangat optimis tentang malam ini," ujar Jo Ann Poly Calvo. "Donald Trump sangat cocok untuk Amerika." 

Negara Bagian Florida yang terletak di tenggara AS menjadi rumah kedua yang nyaman untuk Donald Trump, setelah ia dijatuhi serangkaian masalah hukum di kampung halamannya di New York. 

Di negara bagian basis Partai Republik ini, Trump memiliki rumah di Mar-a-Lago yang juga berfungsi sebagai klub anggota. 

Sejauh ini baru Fox News yang mengumumkan Trump memenangi pilpres AS, sedangkan penghitungan di Associated Press menunjukkan taipan real estat itu nyaris menang dengan 267 suara elektoral, berbanding 224 milik Kamala Harris

Capres di AS membutuhkan minimal 270 dari 538 suara elektoral agar bisa melenggang ke Gedung Putih. 

Di kalangan basis pendukung Trump, Rocco Talarico (68) mengenakan topi "MAGA" dan rompi kulit bertuliskan kata-kata "Born to Ride" dan "Donald Trump." Ia merasa yakin Partai Republik yang diwakili Trump-JD Vance akan menang. 

"Kita membutuhkannya karena negara kita sekarang tidak memiliki batas, kejahatan kita buruk, pasar saham kita buruk, harga gas dan makanan kita tinggi. Kamala (Harris) tidak melakukan apa pun selama empat tahun," ucap dia. 

Pendukung Trump lainnya, Mike McCormack (50), bahkan lebih keras mengkritik Harris saat menunggu momen pidato kemenangan Trump. 

"Saya tidak merasa Donald Trump bisa banyak dipengaruhi oleh pihak luar, dan saya sangat merasa Harris sebenarnya dikendalikan dan dimanipulasi. Saya tidak percaya padanya," katanya kepada AFP. 

Sumber: Kompas.com 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved