Berita Timor Tengah Utara
Pemerintah Kecamatan Musi Timor Tengah Utara Galang Kekuatan Tekan Angka Stunting
Selain itu, pemerintah desa juga bekerja sama dengan RT, RW, Linmas dan unsur tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Menurutnya, Pemerintah Desa Batnes setiap tahun mengalokasikan anggaran untuk pemberian PMT kepada bayi balita penderita stunting di desa tersebut.
Upaya pemerintah desa ini sukses menurunkan angka stunting di Desa Batnes. Saat ini jumlah anak stunting di Desa Batnes turun menjadi 19 anak.
Selain itu, pemerintah desa juga bekerja sama dengan RT, RW, Linmas dan unsur tokoh masyarakat dan tokoh adat. Anak-anak stunting diberikan PMT pagi dan sore hari.
Ketua BPD Desa Batnes, Yoseph Suni menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah desa mendorong penurunan angka stunting.
Menurut Yoseph, pihaknya telah melakukan beberapa kali percobaan dimana pasca tidak diberikan PMT, berat badan anak-anak langsung menurunkan setiap bulan.
Belajar dari pengalaman tersebut mereka berasumsi bahwa pola asuh dan pola makan anak di dalam keluarga kurang baik.
Oleh karena itu, saat ini penanganan stunting di Desa Batnes semakin ketat. Linmas, RW, tokoh perempuan, tokoh agama, dusun, dan RT serta tokoh adat melakukan pemantauan masif terhadap pola asuh dan pola makan anak. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.