Politeknik Negeri Kupang
PKKMB 2025 PNK Bakal Diwarnai Dengan Expo Menampilkan Produk Kuliner dan Hasil Karya Kreatif
Usulan tambahan berupa sesi motivasi alumni sukses dan pameran karya mahasiswa juga disepakati masuk dalam agenda.
POS-KUPANG.COM, KUPANG- Pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru atau PKKMB PNK 2025 lingkup Politeknik Negeri Kupang (PNK) kali ini agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Selain mahasiswa baru mendapatkan materi kebangsaan, akademik, organisasi kemahasiswaan, hingga simulasi kreatif juga akan digelar pula expo yang menampilkan produk aneka kuliner dan hasil karya kreatif.
Kegiatan Expo di momen PKKBM PNK 2025 ini terungkap pada rapat ketiga persiapan panitia pelaksana PKKMB 2025 yang dilaksanakan di Auditorium PNK pada Jumat (29/8/2025).
Rapat pemantapan ini dipimpin Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Jemsrado Sine, ST., M.Eng diikuti panitia dari berbagai seksi kepanitiaan, dengan agenda utama yakni pemantapan SK Kepanitiaan, pembahasan rundown acara, tata tertib (tatib), serta penetapan warna sari PKKMB 2025.
Baca juga: Panitia PKKMB Politeknik Negeri Kupang Tahun 2025 Matangkan Persiapan Jelang Hari H
Dalam pembahasan SK, Ketua Pelaksana Jemsrado Sine menegaskan bahwa struktur kepanitiaan telah ditetapkan dan siap disosialisasikan.
Seluruh koordinator bidang diminta segera melaksanakan rapat internal agar persiapan lebih matang.
Wakil Ketua Panitia, Daniel S. Bataona, S.Kom, MT, memaparkan draft rundown PKKMB.
Hari pertama akan difokuskan pada pembukaan resmi dan pengenalan pimpinan, hari kedua hingga ketiga akan diisi materi kebangsaan, akademik, organisasi kemahasiswaan, hingga simulasi kreatif.
Usulan tambahan berupa sesi motivasi alumni sukses dan pameran karya mahasiswa juga disepakati masuk dalam agenda.
Baca juga: Politeknik Negeri Kupang Wisuda 249 Mahasiswa, Sembilan Mahasiswa Belajar di Tiongkok
Sementara itu, Koordinator Kesekretariatan Fredryk L. Sleky, S.Sos menyampaikan rancangan tata tertib peserta.
Selain aturan kewajiban, larangan, dan etika, rapat menyepakati adanya sanksi edukatif berupa tugas kreatif bagi peserta yang melakukan pelanggaran ringan.
Agenda penting lainnya adalah pembahasan Warnasari yang akan digelar bersamaan dengan PKKMB.
Jemsrado Sine menegaskan kegiatan ini akan menjadi ruang bagi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Ormawa untuk membuka stan usaha.
“Kebetulan mahasiswa baru pulang lebih awal, maka kesempatan ini kita berikan kepada Ormawa dan UKM untuk belajar wirausaha. Mereka bisa membuka stan, menjual produk, sekaligus memperoleh pemasukan tambahan bagi kegiatan organisasi,” ujar Jemsrado.
Ia juga menambahkan bahwa pada bulan Oktober mendatang, PNK akan menggelar Expo yang lebih besar dengan melibatkan Unit Penunjang Karir, alumni, hingga perusahaan mitra, termasuk peluang kerja di luar negeri.
Baca juga: Mahasiswi Politeknik Negeri Kupang Diskorsing 1 Minggu Setelah Viral Terkait Mabim Mahasiswa Baru
Expo ini juga akan mengundang SMA/SMK serta perguruan tinggi di Kupang, sehingga menjadi momentum promosi kampus sekaligus wadah kreativitas mahasiswa.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.