Sengketa Pilpres 2024

Yusril Tersenyum, Empat Menteri Dipanggil ke Sidang Sengketa Pilpres di MK

Yusril Ihza Mahendra hanya tersenyum ketika merespon Keputusan hakim konstitusi yang memanggil empat Menteri untuk hadir dalam sidang sengketa Pilpres

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
TERSENYUM – Yusril Ihza Mahendra hanya tersenyum ketika empat Menteri Kabinet Indonesia Maju dipanggil untuk bersaksi di sidang lanjutan sengketa Pilpres 2024 pada Jumat 5 April 2024. 

Ketua MK, Suhartoyo membeberkan alasan mengapa memanggil empat Menteri tersebut untuk hadir dalam sidang lanjutan pada Jumat 5 April 2024 nanti.

Dia mengatakan, pemanggilan itu bukan sebagai MK mengakomodir permintaan kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar  selaku pemohon, yang sebelumnya meminta agar sejumlah menteri Jokowi dipanggil ke MK.

Pasalnya, selain empat menteri tersebut, akan dipanggil pula pihak lain yakni Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Suhartoyo menekankan, dalam sidang sengketa Pilpres 2024 ini, MK tidak bersifat berpihak dengan mengakomodir keinginan salah satu pihak.

Hanya saja, kata Suhartoyo, MK menilai keterangan dari lima pihak yang akan dipanggil ke MK itu penting untuk didengarkan.

Baca juga: Para Seniman Ajukan Kajian ke MK, Bantu Hakim Putuskan Sengketa Pilpres 2024

"Jadi semata-mata untuk mengakomodir kepentingan para hakim. Jadi dengan bahasa sederhananya, permohonan para pemohon itu sebenarnya kami tolak."

"Tapi, kami mengambil sikap tersendiri karena jabatan hakim, pihak-pihak ini dipandang penting untuk didengar di persidangan yang mudah-mudahan bisa didengar di hari Jumat 5 April 2024," jelas Suhartoyo.

Suhartoyo juga memberikan catatan, nanti para pihak dalam sidang tidak dapat bertanya ke para menteri.

"Karena ini keterangan yang diminta Mahkamah maka nanti pihak-pihak tidak kami sediakan waktu untuk mengajukan pertanyaan, jadi yang melakukan pendalaman hanya para hakim," ucapnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved