Pilkada Serentak 2024

Ironis! Partai Pengikut Jokowi Ramai-ramai Dukung Keluarga Jokowi di Pilkada Serentak 2024

Saat ini, partai-partai pengikut Presiden Jokowi, ramai-ramai memberikan dukungan kepada keluarga Presiden Jokowi di Pilkada Serentak 2024 mendatang.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
IRONIS – Sangat ironis, partai-partai politik ramai-ramai mendukung Erina Gudono untuk maju di Pilkada Serentak 2024. Parpol itu kini tak lagi independen untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia. 

Begini Respon Partai Demokrat

Ketua Badan Pembina Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOPKK) Partai Demokrat Herman Khaeron tak mempersoalkan munculnya wacana  Erina Gudono diusulkan menjadi calon bupati Sleman pada Pilkada 2024.

Ia menganggap Erina punya hak politik yang sama dengan masyarakat Indonesia yang lain.

“Hak politik itu adalah hak untuk dipilih dan memilih. Hak dipilih itu berlaku untuk siapa pun,” ujar Herman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 14 Maret 2024.

“Oleh karena itu berlaku di anak Presiden, menantu Presiden, rakyat biasa, sama saja haknya dalam undang-undang,” ucap dia.

Baginya, keluarga atau kerabat Jokowi tak dilarang ikut serta dalam kontestasi elektoral.

Namun, soal terpilih atau tidak tentu sangat ditentukan oleh suara dan dukungan masyarakat.

“Suara rakyat, suara Tuhan. Nanti rakyat yang menentukan. Kalau rakyat menginginkan beliau ya terpilih, kalau tidak menginginkan ya tidak terpilih,” ujar dia.

Ia menekankan, tak ada aturan di Indonesia yang menahan hak politik keluarga seorang presiden untuk ambil bagian dalam kontestasi elektoral.

Sebab, jika aturan itu dibuat justru akan menyebabkan diskriminasi antar warga Indonesia.

“Oleh karena itu undang-undang memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warga negara untuk bisa menjalankan hak politiknya,” kata dia.

Baca juga: Ray Rangkuti Yakin, PKS dan PDIP Tak Mudah Bergabung di Koalisi Prabowo-Gibran

Sebelumnya, wacana mendorong Erina menjadi cagub Sleman disampaikan oleh Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPD Partai Gerindra DIY Widi Handoko. 

Widi mengatakan, mencuatnya nama Erina karena dorongan atau aspirasi dari masyarakat sendiri.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pihaknya belum fokus membahas soal Pilkada 2024.

"Kami saat ini belum bicara soal pilkada karena masih konsentrasi pileg dan pilpres," tutur Dasco saat dihubungi, Rabu 13 Maret 2024. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved