Berita Timor Tengah Utara

Wendelinus Kefi Sebut Pembangunan PLBN Napan Timor Tengah Utara Adalah Peluang Sekaligus Tantangan 

selain peningkatan ekonomi masyarakat, aspek lainnya yang mungkin bisa dimanfaatkan yakni peluang destinasi wisata

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
zoom-inlihat foto Wendelinus Kefi Sebut Pembangunan PLBN Napan Timor Tengah Utara Adalah Peluang Sekaligus Tantangan 
POS-KUPANG.COM/DOKUMENTASI NARASUMBER 
WARGA - Warga Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Wendelinus Kefi, SP

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Warga Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Wendelinus Kefi, SP menegaskan bahwa Pembangunan Pos Lintas Batas Negara atau PLBN Napan merupakan peluang dan tantangan bagi warga setempat.

Pasalnya, selain pemerintah desa setempat harus tanggap terhadap peluang yang ada, masyarakat juga secara tidak langsung ditantang untuk menghadapi berbagai budaya yang akan datang ke wilayah ini ke depan.

Baginya, tantangan atas pembangunan PLBN Napan ini tidak berdampak buruk. Namun, cukup meresahkan secara khusus di bidang pergaulan.

Baca juga: Kadis PRKPP Timor Tengah Utara Bicara Polemik Sisa Upah Tukang Bangun Rumah di Desa Ainiut 

Hal ini menjadi tantangan berbagai pihak untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda di wilayah sekitar PLBN Napan.

Wendelinus menegaskan bahwa, ada juga dampak positif  yang mestinya menjadi perhatian pemerintah desa setempat untuk memfasilitasi atau mendorong ekonomi rumah tangga atas kehadiran PLBN Napan ini.

"Contohnya kalau banyak pengunjung, pemerintah desa bisa memfasilitasi dibangunnya usaha-usaha kecil bagi masyarakat setempat. Sehingga ada peningkatan ekonomi rumah tangga," ujarnya.

Ia menuturkan bahwa, selain peningkatan ekonomi masyarakat, aspek lainnya yang mungkin bisa dimanfaatkan yakni peluang destinasi wisata.

Dengan pembangunan PLBN Napan dan jalan sabuk merah ini justeru menjadikan lokasi ini menjadi ikon wisata yang bisa didorong menjadi tempat wisata desa.

Baca juga: Sukseskan Tahapan Pilkades, Bhabinkamtibmas Oetalus Timor Tengah Utara Kawal Pendaftaran Cakades

Wendelinus mengakui bahwa dirinya belum mengetahui secara jelas komunikasi lintas pemerintah pusat dan pemerintah desa perihal pemanfaatan PLBN Napan. Meskipun demikian, ia menilai bahwa dampak adanya fasilitas di PLBN mungkin akan membawa manfaat bagi masyarakat pasca diresmikan nanti.

Tetapi, sebagai masyarakat desa setempat sejauh ini Wendelinus belum merasakan dampak signifikan dari keberadaan PLBN ini.

Dikatakan Wendelinus, ada beberapa kepala keluarga di sekitar lokasi PLBN Napan yang memperbolehkan suplai air bersih dari PLBN.

Sementara untuk pembangunan ruas jalan sabuk merah, sejauh ini memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Pusat bisa memberikan kesempatan kepada masyarakat setempat untuk memanfaatkan peluang-peluang dengan adanya kehadiran PLBN Napan.

Baca juga: Alasan JPU Kejari Timor Tengah Utara Tolak Eksepsi PH Alfred Baun dalam Sidang Kasus Laporan Palsu 

"Contohnya destinasi wisata, agrowisata dan lain sebagainya," tutup Wendelinus. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved