Berita Timor Tengah Utara
Warga Desa Susulaku B Sambangi Kantor Bupati Timor Tengah Utara, Adukan Dugaan Penyelewengan Dana
Pihaknya hendak menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Susulaku B atas penyelenggaraan pemerintah desa yang tidak tuntas.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Ketua BPD Desa Susulaku B beserta jajaran, Ketua Adat, Masyarakat, Tokoh Masyarakat dan Ketua LPMD Desa Susulaku B menyambangi kantor Bupati Timor Tengah Utara, untuk mengadukan dugaan penyelewengan dana desa Susulaku B, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Pengaduan yang disampaikan pada, Rabu, 8 Maret 2023 lalu ini diterima langsung oleh Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David.
Saat diwawancarai, Ketua BPD Desa Susulaku B, Yoseph Samuel Haumen mengatakan, pihaknya mengadukan dugaan pengelolaan keuangan Dana Desa Susulaku B kepada Bupati Timor Tengah Utara dan pihak penegak hukum.
Baca juga: Teken MoU dengan PDAM Tirta Cendana, Kajari Timor Tengah Utara Sebut Beri Pertimbangan Hukum
Dalam menyampaikan pengaduan tersebut, kaya Yoseph, dirinya bersama Ketua LPMD, jajaran BPD, tokoh masyarakat dan penerima manfaat.
Pihaknya hendak menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Susulaku B atas penyelenggaraan pemerintah desa yang tidak tuntas.
Menurutnya, program pemberdayaan masyarakat desa yakni pengadaan 1 unit sumur bor dengan pagu dana Rp. 234.000.000, tapi hingga saat ini tindak tuntas dikerjakan.
Pekerjaan WC sehat tahun 2021 sebanyak 14 unit dan hanya direalisasikan sebanyak 13 unit dengan perkiraan perunit sebesar Rp. 14.000.000 lebih. Namun tidak tuntas juga.
"Kalau pagu dana WC sehat tahun 2021 itu ada Rp. 146.000.000. Itu secara keseluruhan.," tukasnya.
Baca juga: Kajari Timor Tengah Utara Persilahkan Semua Pihak Saksikan Langsung Proses Persidangan Alfred Baun
Selain itu pengerjaan WC sehat pada tahun 2022 sebanyak 10 unit namun hanya dikerjakan 9 unit dengan pagu dana sebesar Rp. 118.750.000.Sedangkan, 3 unit dari total 9 unit tersebut sama sekali belum dikerjakan
"Baru fondasi saja. Ada yang hanya simpan bahan saja. Semen sampai sekarang ada yang sudah membatu, besi beton juga berkarat ," tambahnya.
Dikatakan Yoseph, perihal pengadaan bibit sapi betina produktif pada tahun 2022 sebanyak 30 ekor dengan pagu dana Rp. 150.000.000. Namun yang terealisasi hanya untuk 26 orang.
Ia menuturkan, lazimnya dalam pengelolaan keuangan desa, pemerintah desa harus melibatkan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) agar pekerjaan pembangunan di desa bisa dijalankan dengan baik. Namun di Desa Susulaku B, TPK tidak dilibatkan.
Sementara dalam APBDes, pihaknya mengetahui bahwa, honor dari TPK setiap tahun sebesar Rp.10.500.000.
"Kira-kira, kalau tidak ada TPK uang itu kasih di siapa," ujarnya.
Pengusaha MT di Timor Tengah Utara Sebut Oknum Wartawan Minta Uang dengan Iming-iming Hapus Berita |
![]() |
---|
ASN di Kabupaten Timor Tengah Utara Dianiaya, Pelaku Diduga Cemburu Korban Bertamu di Malam Hari |
![]() |
---|
Anggota DPRD Timor Tengah Utara Sebut Warga Keluhkan Layanan Bank NTT Cabang Kefamenanu |
![]() |
---|
Anggota DPRD Timor Tengah Utara: Pilkades Serentak Bebas Intervensi dari Oknum-oknum TertentuĀ |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.