Berita Kabupaten Manggarai
Warga Poco Leok Kabupaten Manggarai Tolak Pengembangan Geotermal
Kami tidak bisa kembali ke belakang lagi, pada saat mulai proses gendang Mesir sejak dari awal mendukung
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Charles Abar
POS-KUPANG.COM, RUTENG - Polemik pro dan kontra perluasan kawasan pembanguan Geotermal di Poco Leok, Kecamatan Satar Mese, Manggarai masih dalam tahapan diskusi antara pihak pemerintah yang memberi izin dengan masyarakat pemilik wilayah untuk memberi izin kepada PLN.
Kehadiran Bupati Manggarai, Herybertus GL.Nabit disambut aksi masa oleh warga setempat menolak kehadiran geotermal di wilayah itu.
Warga menyambut kehadiran Bupati yang rencananya melakukan dialog dengan warga Gendang Lungar dan Mesir, membentang sepanduk meminta Bupati Hery untuk membatalkan ekspansi pengeboran gas bumi tersebut.
Baca juga: Pemilu 2024, Gerindra NTT Gelar Fit and Proper Test Bacaleg Provinsi Dapil IV Kabupaten Manggarai
"Kami tolak geotermal, tolak, jangan merampas hak kami secara sepihak," ungkap seorang ibu sambil membentangkan spanduk
Dalam bentangan spanduk atas nama komunitas warga adat Poco Leok, menolak ekploitasi geotermal ini dari Ulumbu, mereka menganggap kehadiran geotermal ini mengancam keberadaan lingkungan wilayah mereka tinggal.
"Geotermal merusak masa depan kami," ungkap masa aksi lain
Usai mendengarkan masa aksi yang memadati halaman depan Gereja Atasi Lungar, Bupati Hery dan rombongan membangun dialog dengan perwakilan warga.
Dalam dialog yang di bangun, Bupati Hery mendengar semua pihak baik yang kontra maupun yang pro terhadap pembanguan energi panas bumi tersebut.
"Kami tidak bisa kembali ke belakang lagi, pada saat mulai proses gendang Mesir sejak dari awal mendukung, kami sudah lama tidak menikmati listrik seperti orang lain," ungkap Vinsen salah seorang tokoh masyarakat
Baca juga: PAD Retribusi Persampahan DLHD Kabupaten Manggarai Melampaui Target
Salah seorang warga lain, Mama Eli mengungkapkan kecemasannya di hadapan Bupati. Kecemasan itu lantaran kondisi geografis Poco Leok yang dikelilingi jurang dan rawan longsor.
"Kampung kami bapa Bupati dikelilingi jurang dan rawan longsor, kami sangat cemas jika pembangunan geotermal ini mengancam kampung kami," ungkap Mama Eli
Selain itu, dia mengungkapkan, kecemasan lain dari kehadiran Geotermal ini keberadaan kuburan omum Gendang Mesir yang nantinya terancam adanya dampak pembanguanan.
"Kampung Mesir ini rawan longsor, kami mencemaskan bapa Bupati pemboran itu dalam pikiran kami membuat lubang besar kami ini, dan ini mengancam kuburan umum," tambah mama Eli
Menanggapi kecemasan warga, Bupati Hery menjawabnya dalam sesi dialog yang dibangun.
Berita Kabupaten Manggarai
Warga Poco Leok
Kabupaten Manggarai
Geotermal
POS-KUPANG.COM
Pos Kupang Hari Ini
Poco Leok
Kecamatan Satar Mese
Bupati Manggarai
Tokoh Adat Desa Lungar Kabupaten Manggarai Dukung Transisi Energi Pembangunan PLTP Ulumbu |
![]() |
---|
Tren Stunting di Kabupaten Manggarai Mengalami Penurunan |
![]() |
---|
Masa Sidang II DPRD Kabupaten Manggarai Resmi Dimulai |
![]() |
---|
Calo KTP di Disdukcapil Kabupaten Manggarai Kena OTT, Polisi Selidiki Keterlibatan Pihak Lain |
![]() |
---|
Pilkada 2024, PDIP Kabupaten Manggarai Kembali Usung Kader |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.