Berita Malaka
Aska dan Helena Sembuh dari ODGJ, Folgen Fahik: Ini Berkat Menteri Tri Rismaharini
Sementara Helana sudah sembuh juga, tapi belum tiba di Malaka, karena masih berkunjung ke keluarga di Kupang
"Jadi selama ini tidak hanya pembebasan pasung tapi juga ada program Indonesia Melihat. Kita bantu sebanyak 110 orang operasi katarak di Kupang. Habis itu program Indonesia Melangkah yakni kita serahkan alat bantu kursi roda tongkat dan program Indonesia Mendengar kita bantu alat pendengarannya," jelasnya lagi.
Acara puncaknya, kata Supriyono, akan berlangsung di Bali bertepatan dengan HKSN.
Terkait dengan Aska yang mau diberangkatkan ke Kupang ia berharap agar secepatnya terbantu dan bisa kembali normal.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malaka, Folgen Fahik pada kesempatan ini juga menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan murni kemanusiaan.
"Saya sangat berterima kasih kepada Sentra Efata di Kupang dan Ibu Menteri Sosial Tri Rismaharini yang telah peduli sesama kaum disabilitas. Ini sesuatu yang luar biasa semoga dengan bantuan ini Aska dan Helena bisa kembali normal," jawabnya.
Kepala Desa Wederok, Firgilius Tahu Nahak juga menyampaikan terima kasih atas atensi dari Kepala Dinas Sosial yang telah bekerjasama dengan Sentra Efata di Kupang dan Kementerian Sosial untuk membantu Aska.
"Semoga ada jalan dan kesembuhan untuk anak Aska ini," singkatnya.
Yuliana Hoar Seran ibunda Aska ini mengatakan bahwa penyakit ini menyerang anaknya sejak umur Aska menginjak 5 Tahun.
"Aska sempat masuk TK namun tidak sampai selesai karena penyakitnya makin menjadi, sampai terpaksa kakinya dipasung," tutur Yuliana.
Bagaimana tidak dipasung, lanjut Yuliana, Aska bisa melempari rumah warga yang jendela rumahnya ada kaca. Dan mengambil Bahan Bakar Minyak (BBM) warga lainnya untuk mencium aromanya.
"Kalau sudah mencium aromanya pasti ia tenang, tapi terpaksa kakinya dipasung sebab ayahnya Arifanda merantau ke Merauke di Papua," ungkapnya. Supaya Aska bisa mudah dikontrol ia dengan terpaksa harus dipasung.
Kepribadian Aska memang sangat aktif berkomunikasi layaknya orang waras. Yuliana berharap dengan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa di Kupang Aska bisa terbantu untuk penyembuhan.
"Semoga anak saya bisa normal sehingga bisa melanjutkan studi," tutupnya memohon. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Berita Malaka
Malaka
OGDJ
Tri Rismaharini
Menteri Sosial
POS-KUPANG.COM
Pos Kupang Hari Ini
Dinas Sosial Malaka
Kemensos RI
Hari Disabilitas Internasional
HDI
Kecamatan Weliman
Kabupaten Malaka
TP PKK Malaka Terlibat Atasi Kesulitan Air Bersih di Desa Nanin |
![]() |
---|
Maria Fransiska Bria Pimpin Golkar Malaka Barat |
![]() |
---|
Bupati Malaka dan Rosiana Silalahi Diskusi Perbatasan di Redaksi Kompas TV |
![]() |
---|
PKB Malaka Gelar Mukercab, Kim Taolin Dukung Muhaimin Iskandar Calon Presiden 2024 |
![]() |
---|
86 Orang Lamar Sebagai Panwaslu Kelurahan/Desa di Malaka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.