Berita Alor

Lantik 50 Kepala Sekolah, Kadis Dikbud Kabupaten Alor Himbau Kepsek Jangan Sering ke Kalabahi

Selain itu Ferdy juga menegaskan bahwa tugas yang dipercayakan harus diemban dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ELSE NAGO
FOTO BERSAMA - Usai Pelantikan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Alor, Ferdy Lahal, SH lakukan foto bersama Kepsek dia Aula Dinas Pendidikan, Kamis, 5 Januari 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Else Nago

POS-KUPANG.COM, KALABAHI – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Alor atau Kadis Dikbud Kabupaten Alor, Fredy Lahal, SH, menghimbau agar kepala sekolah jangan sering berada di Kalabahi.

Himbaun ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Alor, Fredy Lahal, SH, saat melantik 50 Kepala Sekolah SD dan SMP di Kalabahi, Kabupaten Alor, Kamis, 5 Januari 2023

Dalam arahannya, Fredy menyampaikan bahwa Kepala Sekolah jangan sering berada di Kalabahi.

Baca juga: Kue Lapis Kupang Pakai Kenari Alor dan Telor Timor ala Ferry Ndoen Rasa Lebe Tagantong di Lidah Bos

“Kepala Sekolah yang berada di Pulau maupun yang di gunung, jangan sering berada di Kalabahi. Kepala sekolah ini garda terdepan dalam dunia pendidikan, sebagai pemimpin sekaligus mengontrol Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Kalau terus-terusan di Kalabahi, kasihan anak murid yang menjadi korban,” ujar Fredy saat melantik 50 kepala sekolah pelantikan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Alor.

Selain itu Ferdy juga menegaskan bahwa tugas yang dipercayakan harus diemban dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas.

“Kami melantik berdasarkan penilaian teknis, administrasi, kinerja dan juga kemampuan. Sehingga tugas yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas,” kata Ferdy.

Usai pelantikan saat diwawancarai di ruangannya, Ferdy mengatakan pelantikan yang laksanakan hari ini seharusnya dilakukan di akhir tahun 2022, namun karena kendala ditunda.

Baca juga: Kontroversi Sidang Paripurna DPRD Alor, Ini Klarifikasi Sulaiman Singhs 

“Ini sebenarnya 50 kepala sekolah yang akan dilantik tahun akhir 2022 tahun kemarin. Tetapi karena kegiatan padat dan kita sudah mulai libur, sehingga kita melaksanakan di minggu pertama tahun ini. Pelantikan ini kita prioritaskan kepada kepala sekolah yang di 2022 pensiun dan dalam pelaksanaan fungsi kepala sekolah, kami menunjuk PLT selaku pelaksana harian sementara. Sekitar 30-40 persen yang pensiun di 2022 dan kita lantik definitif, ada juga kepala sekolah yang sakit. Sakit ini dari sisi medis seperti struk baik ringan maupun berat sehingga tidak bisa melaksanakan tugas fungsional dengan baik. Tidak mungkin kita paksa orang sakit menjalankan tugasnya,” jelas Ferdy.

Selain itu Ferdy juga melakukan mutasi yang bertujuan sebagai penyegaran.

“Sebagian dari yang dilantik juga kita rolling, karena mereka butuh penyegaran, ada yang sudah mengabdi di atas 5 tahun, ada juga yang 10 tahun. Tentunya penyegaran ini sesuai dengan perhitungan kelayakan maupun sisi administratif. Selain itu kita juga melakukan promosi terhadap tenaga didik berprestasi berdasarkan kelayakan, evaluasi, prestasi kerja, kinerja yang baik di satuan pendidikan dan didukung dengan kelayakan teknis,” terang Ferdy.

Pada akhir wawancara Ferdy kembali menegaskan bahwa Kepala Sekolah berperan besar terhadap kesuksesan program pemerintah.

Baca juga: Tuntut Proses Tersangka Korupsi, Forum Masyarakat Alor Demo di Gedung Wanita

“Kepala sekolah harus ada di satuan pendidikan, kami akan buatkan jadwal pengambilan gaji ke Kalabahi agar tidak lama-lama di kota. Sekolah membutuhkan Kepala Sekolah yang menjalankan tugas utamanya demi mensukseskan program Alor Pintar,” imbuhnya. (cr19).

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved