Berita Nasional

Pimpinan Ormas Temui Anies Baswedan Sebelum Turun Takhta: Bukan Bahas Pilpres Tapi Hanya Silaturahmi

Sejumlah pimpinan ormas di wilayah DKI Jakarta, menemui Gubernur Anies Baswedan yang akan segera turun takhta pada 16 Oktober 2022 mendatang.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
BERSILATURAHMI - Anies Baswedan dan pimpinan ormas di wilayah DKI Jakarta, bersilaturahmi di rumah jabatan gubernur DKI Jakarta. Kegiatan ini telah digagas sebelum Ramadhan tapi baru terlaksana karena pandemi covid-19. 

Di sisi lain, saat ditanya dukungannya kepada Anies untuk maju sebagai calon presiden, Darmin mengaku ormasnya sudah memberikan dukungan sejak lama.

"Kalau itu mah ormas saya sudah mendukung Pak Anies sejak dulu untuk jadi presiden. Jadi bukan karena pertemuan hari ini saja," ucap Darmin, dilansir WartakotaLive.com.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengakhiri masa jabatannya pada 16 Oktober 2022 mendatang.

Nantinya, jabatan tersebut, diisi sementara oleh Pj Gubernur sampai dilantiknya kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada 2024 mendatang.

Anies Siap Dicalonkan Jadi Capres 2024 jika Diusung Partai

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan dirinya siap dicalonkan sebagai calon presiden (capres) 2024.

Baca juga: Anies Baswedan Bongkar Kisah Masa Lalu Saat Prabowo Subianto Mendatanginya, Begini Katanya

CURI START - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, dituding telah mencuri start kampanye terkait Pilpres 2024. Tudingan itu dilontarkan Gilbert Simanjuntak, kader PDIP di Jakarta menyusul beredarnya tabloid berisi kisah sukses Anies selama memimpin DKI Jakarta.
CURI START - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, dituding telah mencuri start kampanye terkait Pilpres 2024. Tudingan itu dilontarkan Gilbert Simanjuntak, kader PDIP di Jakarta menyusul beredarnya tabloid berisi kisah sukses Anies selama memimpin DKI Jakarta. (POS-KUPANG.COM)

Namun, Anies menunggu keputusan dari partai politik jika ada yang mengusungnya untuk maju dalam Pemilu 2024.

“Saya sebagai orang yang baru selesai di Jakarta (nanti selesai), sesudah itu kita lihat apakah saya berada di wilayah politik atau lainnya."

"Kalau ada yang mengusung, kita lihat," katanya, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV.

"Kami percaya partai-partai politik ini akan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di dalam mereka menyusun koalisi dan menentukan calonnya," imbuhnya.

Pernyataan Anies yang siap dicalonkan sebagai Capres ini, mendapat respons dari berbagai kalangan, termasuk dari partai politik dan pengamat

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono, Anies sebagai Gubernur DKI harus fokus dan menuntaskan tugasnya.

Sebab, masa jabatan Anies belum selesai, masih ada satu bulan sampai berakhir pada 16 Oktober 2022.

"Kan tinggal sebulan lagi, ya selesaikan itu dulu dong (tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta)," kata Mujiyono dalam keterangannya, Sabtu 17 September 2022, dilansir Kompas.com.

Baca juga: Anies Baswedan Dipastikan Gandeng Anak Presiden Jadi Calon Wakil Presiden, Ini Sosoknya

Mujiyono menilai, pernyataan Anies itu bertolak belakang dengan ucapan sebelumnya yang ingin fokus selesaikan tugas sebagai gubernur.

"Sesuai pernyataan Beliau mau fokus sampai dengan 16 Oktober 2022," lanjutnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved