Berita Nasional
Pimpinan Ormas Temui Anies Baswedan Sebelum Turun Takhta: Bukan Bahas Pilpres Tapi Hanya Silaturahmi
Sejumlah pimpinan ormas di wilayah DKI Jakarta, menemui Gubernur Anies Baswedan yang akan segera turun takhta pada 16 Oktober 2022 mendatang.
POS-KUPANG.COM - Sejumlah Pimpinan Ormas di wilayah DKI Jakarta, menemui Gubernur Anies Baswedan yang akan segera turun takhta pada 16 Oktober 2022 mendatang.
Para Pimpinan Ormas tersebut mendatangi Gubernur Anies Baswedan di rumah jabatan Gubernur DKI Jakarta di Menteng, Jakarta Pusat.
Kepada awak media, Gubernur Anies Baswedan mengungkapkan bahwa kedatangan Pimpinan Ormas tersebut hanya untuk bersilaturahmi.
Selain menyampaikan apa yang dirasakan selama lima tahun kepemimpinannya, kepadanya juga disampaikan tentang kinerja pemerintahan selama lima tahun terakhir.
Baca juga: Benny K Harman Ungkap Fakta: Ada Suara Genderuwo Jegal Anies Baswedan Maju ke Pilpres
"Para pimpinan ormas ini menyampaikan tentang apa yang sudah dirasakan dan apa yang telah dikerjakan selama ini. Saya juga berterima kasih atas kerja sama yang terjalin bersama sampai sekarang."
Gubernur Anies Baswedan mengungkapkan itu sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu 21 September 2022.

Sementara itu, Perwakilan Ormas Kahmi Jaya, Syaiful Jihad, menjelaskan agenda silaturahmi dengan Gubernur DKI tersebut sesungguhnya telah digagas sejak bulan Ramadhan lalu.
Akan tetapi, katanya, karena kondisi pandemi Covid-19, sehingga kegiatan itu ditunda dan baru terlaksana saat ini.
"Acara silaturahmi biasa, acara yang sudah digagas bulan puasa sebenarnya. Ini acara sebenarnya silaturahmi biasa, tidak ada unsur yang lainnya," ungkap Syaiful.
Ketika disinggung apakah membahas pula terkait dukungan calon presiden (Capres), Syaiful menegaskan, tidak membahas hal tersebut.
"Tadi di dalam, tidak ada teriakan presiden, memang tidak ada arah ke sana, hanya ucapan terima kasih bahwa selama lima tahun ini kita sudah berkolaborasi, termasuk kritik ya," jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Pimpinan Ormas Jawara Jaga Kampung Nusantara, Darmin Sada.
Darmin menyebut, pihaknya ingin bersilaturahmi dengan Gubernur DKI Jakarta dan mengucapkan terima kasih.
"Jadi intinya, saya mewakili ormas saya datang untuk bersilaturahmi dan berterima kasih kepada Pak Anies," ujar Darmin.
Baca juga: Kader PDIP Ini Remehkan Anies Baswedan: Kita Lihat Saja, Apakah Ada Partai yang akan Mengusung?
Ucapan terima kasih itu terkait keberhasilan Anies memimpin DKI Jakarta selama lima tahun.
Di sisi lain, saat ditanya dukungannya kepada Anies untuk maju sebagai calon presiden, Darmin mengaku ormasnya sudah memberikan dukungan sejak lama.
"Kalau itu mah ormas saya sudah mendukung Pak Anies sejak dulu untuk jadi presiden. Jadi bukan karena pertemuan hari ini saja," ucap Darmin, dilansir WartakotaLive.com.
Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengakhiri masa jabatannya pada 16 Oktober 2022 mendatang.
Nantinya, jabatan tersebut, diisi sementara oleh Pj Gubernur sampai dilantiknya kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada 2024 mendatang.
Anies Siap Dicalonkan Jadi Capres 2024 jika Diusung Partai
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan dirinya siap dicalonkan sebagai calon presiden (capres) 2024.
Baca juga: Anies Baswedan Bongkar Kisah Masa Lalu Saat Prabowo Subianto Mendatanginya, Begini Katanya

Namun, Anies menunggu keputusan dari partai politik jika ada yang mengusungnya untuk maju dalam Pemilu 2024.
“Saya sebagai orang yang baru selesai di Jakarta (nanti selesai), sesudah itu kita lihat apakah saya berada di wilayah politik atau lainnya."
"Kalau ada yang mengusung, kita lihat," katanya, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV.
"Kami percaya partai-partai politik ini akan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di dalam mereka menyusun koalisi dan menentukan calonnya," imbuhnya.
Pernyataan Anies yang siap dicalonkan sebagai Capres ini, mendapat respons dari berbagai kalangan, termasuk dari partai politik dan pengamat
Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono, Anies sebagai Gubernur DKI harus fokus dan menuntaskan tugasnya.
Sebab, masa jabatan Anies belum selesai, masih ada satu bulan sampai berakhir pada 16 Oktober 2022.
"Kan tinggal sebulan lagi, ya selesaikan itu dulu dong (tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta)," kata Mujiyono dalam keterangannya, Sabtu 17 September 2022, dilansir Kompas.com.
Baca juga: Anies Baswedan Dipastikan Gandeng Anak Presiden Jadi Calon Wakil Presiden, Ini Sosoknya
Mujiyono menilai, pernyataan Anies itu bertolak belakang dengan ucapan sebelumnya yang ingin fokus selesaikan tugas sebagai gubernur.
"Sesuai pernyataan Beliau mau fokus sampai dengan 16 Oktober 2022," lanjutnya. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS