Berita Nasional

Nasib Irjen Ferdy Sambo Ternyata Bukan di Tangan Kapolri Tapi Presiden Jokowi, Simak Ulasan Ini

Meski sudah mengundurkan diri dan telah diberhentikan dari Korps Bhayangkara, tapi nasib Irjen Ferdy Sambo sesungguhnya bukan ditentukan oleh Kapolri.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
NASIB SAMBO - Nasib Irjen Ferdy Sambo di tangan Presiden Jokowi. Ini sesuai regulasi yang terkait dengan pengangkatan dan pemberhentian seorang pati polri. 

POS-KUPANG.COM - Meski sudah mengundurkan diri dan telah diberhentikan tidak dengan hormat dari Korps Bhayangkara, tapi nasib Irjen Ferdy Sambo sesungguhnya bukan ditentukan oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sesuai regulasi yang berlaku di Tanah Air, pengangkatan seorang Pati Polri didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 tahun 2002 pasal 29 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi awak media, Jumat 26 Agustus 2022.

"Jadi, pemberhentian seorang Pati yang diangkat berdasarkan Keppres, harus juga diberhentikan oleh Presiden," ujarnya.

Baca juga: Jenderal Bintang Dua Asal Ende-Flores-NTT Jadi Eksekutor Pemecatan Irjen Ferdy Sambo, Ini Sosoknya

"Bagi Pati yang di-PTDH-kan (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) sesuai Keppres, Presiden yang mengangkat, presiden juga yang memberhentikan Pati tersebut," tandasnya.

TAK DITAHAN - Putri Candrawathi tak ditahan seusai diperiksa hampir 12 jam lamanya. Usai diperiksa pada Jumat 26 Agustus 2022 tengah malam, tersangka pembunuhan itu dibolehkan pulang ke rumah.
TAK DITAHAN - Putri Candrawathi tak ditahan seusai diperiksa hampir 12 jam lamanya. Usai diperiksa pada Jumat 26 Agustus 2022 tengah malam, tersangka pembunuhan itu dibolehkan pulang ke rumah. (POS-KUPANG.COM)

Dalam Keppres tersebut dituliskan:

1.Pengangkatan dan pemberhentian pejabat pada jabatan dan kepangkatan PATI bintang dua ke atas atau yang termasuk dalam lingkup jabatan eselon IA dan IB ditetapkan dengan Keputusan Kapolri setelah dikonsultasikan dengan Presiden.

2. Pengangkatan dan pemberhentian pejabat pada jabatan dan kepangkatan bintang satu ke bawah, termasuk jabatan fungsional bintang dua ke bawah ditetapkan oleh Kapolri.

3. Pengangkatan dan pemberhentian pejabat dalam lingkungan Polri dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian juga dalam kasus Ferdy Sambo yang mengguncang Indonesia saat ini. Bahwa Mantan Kadiv Porpam Polri itu memang sudah diberhentikan dari Polri, tapi efektifnya mulai berlaku setelah ditandatangani Presiden Jokowi.

Keputusan pemberhentian tidak dengan hormat Irjen Ferdy Sambo itu telah diambil dalam sidang kode etik yang berlangsung Jumat 26 Agustus 2022.

Mantan Kadiv Propam Polri itu dipecat atau disanksi PTDH dalam sidang kode etik atas kasus tewasnya Brigadir J di Rumah Dinas Kadiv Propam Polri, Jumat 8 Juli 2022 lalu.

Terkait putusan Komite Kode Etik Polri (KKEP) tersebut, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Ferdy Sambo akan diberhentikan sebagai anggota Korps Bhayangkara oleh Presiden RI Jokowi.

Baca juga: Istri Ferdy Sambo Tes Kesehatan Fisik dan Psikis Sebelum Diperiksa, Benarkan Akan Ditahan?

"Betul (diberhentikan oleh Jokowi, red) karena yang bersangkutan Pati (Perwira Tinggi Polri)," kata Dedi saat dikonfirmasi awak media, Jumat (26/8/2022).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved