Berita Lembata Hari Ini

Guru dan Siswa SMARD Lembata Dapat Dana dari Yayasan MDRT – USA

MDRT merupakan asosiasi para profesional perencanaan keuangan dari perusahaan asuransi seluruh dunia

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Edi Hayong
DOK-SMARD LEMBATA
SIMBOLIS - Penyerahan secara simbolis dana sebesar US $ 5,000,00 ke Yayasan Koker Niko Beeker, penyelenggara SMARD di Lembata, Jumat18 Februari 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Orang-orang di Million Dollar Round Table (MDRT) yang berpusat di AS tentu tidak tahu tentang Lembata apalagi SMARD. Sekolah swasta Keberbakatan Olahraga satu-satunya di Indonesia masih terlalu jauh agar organisasi di negara ‘Paman Sam’ bisa mengulurkan tangan.

Tetapi melalui orang-orang baik, dana sebesar US $ 5,000,00 (lima ribu dollar AS) itu akhirnya diterima oleh Yayasan Koker Niko Beeker, penyelenggara SMARD di Lembata dan diterima secara simbolis pada Jumat, 18 Februari 2022. 

Tentang donasi yang diterima, Miliana Marten, salah satu representatif dari MDRT Indonesia berkisah bahwa MDRT merupakan asosiasi para profesional perencanaan keuangan dari perusahaan asuransi seluruh dunia. Di Indonesia saja terdapat lebih dari 50 perusahaan asuransi.  MDRT sendiri memiliki anggota-anggota yang berasal dari lebih dari 400 perusahaan asuransi di seluruh dunia.

Baca juga: Masyarakat Desa Dikesare Lembata Gelar Ritual Lede Lewu, Tiga Malam Tak Boleh Nyalakan Lampu

Selanjutnya didirikan Yayasan MDRT pada tahun 1959 sebagai satu bentuk kepedulian bahwa para anggota MDRT untuk membantu masyarkat yang membutuhkan. Tahun 2021 misalnya sehubungan dengan pandemi telah diadakan ‘Fund Raising’ dan diperoleh dana sebesar US $ 1,6 juta dan seterusnya dialokasikan ke 300 lembaga di seluruh dunia termasuk salah satunya Yayasan Koker Niko Beeker. 

Bukan hanya di tengah pandemi. Menurut Miliana, yang juga merupakan Founder and CEO MD Academy, mengatakan bahwa sejak yang didirikan tahun 1959, Yayasan MDRT telah berhasil mengumpulkan dana sekitar US $ 38 juta atau setara Rp 546 miliar dan telah disalurkan ke 72 negara di dunia dan 50 negara bagian di AS. Untuk mengetahui  hal ini lebih detail bisa dilihat pada: mdrtfoundation.org.   

Untuk Guru dan Siswa

Dana yang diperoleh sekitar Rp 70 juta, menurut Paulus Doni Ruing, Pembina Yayasan Koker Niko Beeker akan digunakan untuk membantu penyelenggaraan pendidikan di SMARD. 

Baca juga: Kisah Sukses Pengusaha Bidang Keamanan Asal Lembata, Wilem Lodjor: Satpam itu Pekerjaan Mulia!

Sesuai usulan, maka dana tersebut akan digunakan untuk 3 pos masing-masing untuk membantu para siswa yang memiliki kesulitan dalam membayar uang sekolah tetapi juga untuk mendirikan fasilitas olahraga (lapangan multifungsi) yang sangat dibutuhkan para siswa saat ini.

Lapangan tanah yang ada pada masa hujan sangat becek karena itu dana yang ada akan dialokasikan untuk menciptakan rasa aman bagi siswa saat berolahraga dengan membuat lapangan permanen. 

Selain itu, Paulus yang juga pernah menjadi sekretaris tim persiapan otonomi Lembata tahun 1999 mengatakan dana yang ada juga akan dialokasikan untuk membantu gaji para guru SMARD.

Baca juga: Polda NTT Siap Tindak Tegas Oknum Distributor Penimbun Minyak Goreng

Yayasan menyadari bahwa dengan honor yang masih di bawah standar, para guru SMARD sudah bekerja sungguh-sungguh. Karena itu meskipun tidak bisa mengapresiasi semua kerja tetapi minimal memberikan apresiasi. 

Yayasan juga memiliki rencana untuk mendirikan asrama bagi siswa SMARD yang mengalami kesulitan menemukan tempat untuk kos. 

“Rumah sederhana yang bakal didirikan akan ditempati secara cuma-cuma tetapi dengan pengawasan langsung dari orang tua siswa," demikian Polce, yang saat ini menjadi GM PT Kiat Ananda Group. 

Baca juga: Cegah Meluasnya Omicron, Polda NTT Berikan Layanan Vaksin Booster

Saat penerimaan Giant Cheque itu, Polce yang lebih dikenal dengan “PDR” mengungkapkan apa yang sedang terjadi adalah sesuatu yang ‘blessing’. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved